Menjaga kehormatan saudara seiman merupakan kewajiban yang mesti dilakukan jika tidak ingin mendapat adzab karena fitnah. Sebagaimana dalam sebuah ayat:

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”.  [Al Hujurat : 6].

Beberapa hikmah yang perlu kita telaah dari ayat ini yakni:

Pertama, kebiasaan orang fasik (perusak) cenderung memindah-mindahkan berita yang tidak jelas kebenarannya. Maka sifat mereka ini harus kita hilangkan dari diri kita.

Kedua, cari kebenarannya jika memang menyangkut atas diri kita, namun jika tak berhubungan dengan kita sama sekali, maka tak penting kita terlibat urusan orang lain.

Ketiga, jangan mudah mengjudge orang lain hanya karena mendengar cerita berdasarkan `katanya`.

Barangsiapa yang selalu berusaha menjaga nama baik saudaranya, maka Allah serta malaikat-Nya senantiasa melindunginya dari keburukan hari kiamat.

Penulis: Ketua Divisi Muslimah Markaz Imam Malik Rosdiana AR, S.Pd.I., Lc.,M.Pd.I

Sumber : harianamanah.com

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR