mim.or.id, Makassar – Memasuki 10 terakhir bulan ramadhan, masyarakat sekitar Kelurahan Banta-Bantaeng berbondong-bondong mendatangi salah satu unit di bawah Yayasan Markaz Imam Malik yang khusus mengelola Zakat Infaq dan Sedekah yaitu MIM Sinergi. Alhamdulillah, setelah sukses mengelola zakat fitrah tahun lalu, MIM Sinergi kembali mendapat kepercayaan oleh masyarakat untuk mengelola zakat fitrah ini.

Penerimaan zakat dilaksanakan pada pagi pukul 09.00 sampai dengan 17.00 WITA dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. Jumlah muzakki (orang yang berzakat) di MIM Sinergi secara langsung dalam bentuk beras ataupun uang tunai sebanyak 853 orang sedangkan jumlah muzakki di MIM Sinergi secara online atau transfer sebanyak 174 orang.

Kemudian tak lupa panitia berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk mendata warga yang tergolong dalam orang-orang yang berhak menerima zakat dan melakukan survei ke rumah-rumah warga yang telah terdata. Para mustahiq (penerima zakat) berasal dari Kelurahan Banta-Bantaeng dan sekitarnya dengan rincian RW 01, RW 04, RW 05, RW 06, RW 08, 1 Pesantren dan 2 Panti Asuhan dengan total sebanyak 477 KK.

BACA JUGA: Di Tengah Pandemi COVID-19, MIM Sinergi telah Bagikan 3000 Paket Buka Puasa

Penyaluran zakat dilaksanakan secara door to door (diantarkan langsung ke depan rumah masing-masing). Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang memakai sistem kupon. Tujuannya untuk menghindari penyebaran virus Covid-19 dan pengumpulan massa. Penyaluran zakat ini dilaksanakan selama 3 hari. Alhamdulillah, total beras yang telah disalurkan adalah 3.357 kg.

Koordinator MIM Sinergi, Aswar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat fitrah nya melalui MIM Sinergi dari yayasan Markaz Imam Malik.

“Kegiatan zakat fitrah tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu karena kita langsung mengantarkan ke rumah warga dan tentunya para warga sangat berbahagia dengan kegiatan yang telah kita laksanakan“, sebutnya.

Ia berharap selain kegiatan sosial yang kita laksanakan yang menyentuh lapisan masyarakat sekitar Markaz Imam Malik, kegiatan dakwah dan pembinaan sangat penting untuk kita tingkatkan karena panitia menyaksikan masih banyak masyarakat kita yang belum mengamalkan syariat islam, seperti wajibnya menutup aurat (berhijab) bagi wanita. (rdp)

DOKUMENTASI

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.