Ketika seseorang melewatkan shalat karena tertidur, tidak sadar, atau karena sebab-sebab yang lain, wajibkah bagi orang tersebut untuk mengganti/mengqadha shalat-shalat yang ia lewatkan?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.