Dari Djamaluddin, Di Makassar

PERTANYAAN :
AAWW. Mohon maaf Pak Ustadz sy mau bertanya tentang keadaan anak saya laki2 yang telah menikah tanpa persetujuan orang tua :
1. Apakah syah pernikahan seorg laki2 apabila waktu mau menikah menggunakan data diri yg palsu seperti alamat dan status (sdh kawin ngaku bujangan)
2. Apakah selama hidup bersama dg wanita yg dinikahi itu tdk berdosa krn mereka berdua dg dasar kebohongan namunpun dlm agama islam mungkin memenuhi persyaratan nikah, tapi melanggar aturan / Undang2 Pernikahan.
Terima Kasih. Wass

JAWABAN :

Bismillah Wal hamdulillah Wasshalatu Wassalamu ‘ala Rasulillah…

Insya Allah Pernikahannya tetap sah selama wanita tersebut dinikahkan oleh ayahnya sebagai wali yang sah dan juga jika telah terpenuhi beberapa syarat yang lain yaitu; mahar, dua saksi serta Ijab dan qabul. walaupun pihak orang tua laki – laki tidak mengetahui.

Adapun dengan menggunakan data palsu maka ia berdosa karena menikah dengan menggunakan dokumen palsu tersebut. Dan jika di kemudian hari keluarga wanita mengetahui bahwa dokumen tersebut palsu maka pihak wanita berhak untuk membatalkan aqad, namun jika ia ridho maka silakan mereka melanjutkan hubungan pernikahan tersebut.

Dan juga secara khusus kami sampaikan kepada para orang tua apabila anaknya sudah berumur dewasa kemudian mampu dari segi fisik dan finasial lalu menyampaikan keinginan untuk menikah maka nikahkanlah dengan wanita yang baik agamanya, karena di zaman sekarang fitnah wanita bagi seorang lelaki merupakan fitnah yang sangat besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah aku meninggalkan Fitnah yang paling besar kepada seorang lelaki kecuali fitnah wanita”. Kemudian ketika seorang lelaki telah mengungkapkan keinginannya untuk menikah sedang orang tua tidak mengijinkan dengan tanpa alasan yang dibenarkan dalam syari’at maka hal ini akan membuka pintu-pintu keburukan kepada lelaki tersebut, begitu banyak perzinahan yang terjadi disebabkan karena orang tua sering menunda pernikahan anaknya karena alasan materi.

Wallahu A’lam Bish Showab

Dijawab oleh Ust. H. Harman Tajang, Lc, MHI (Direktur Markaz Imam Malik Makassar, Sekretaris Dewan Syari’ah Wahdah Islamiyah, Anggota MUI Sul-Sel, Anggota Muslim Scholars Association)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR