Kawan, mari kita merenung sejenak!

Allah ‘Azza Wa Jalla berkata, “Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka(jawablah) bahwasanya Aku dekat..”

Dia tidak mengatakan: “bahwasanya Aku mengabulkan.”

Mengapa Allah mengatakan “Aku dekat”? ayat ini mengajak aku, kamu, kita semua untuk merasakan kebersamaan dengan Allah. Bahwa Dia dekat!

Setelah kita bisa merasakan kedekatan denganNya, barulah Dia mengatakan,“Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku..”

Pahamilah, terkadang Allah rindu mendengar rintihan pengharapan kita. Dia rindu melihat tetesan airmata cinta yang hanya tertuju padaNya. Dia tidak pernah mengecewakan kita. Tidak pernah.

Maka jangan pernah berburuk sangka padaNya. Saat doamu belum terkabulkan, mengira Allah menjauhkanmu dari kebaikan. Wal’iyyadzubillah.

Lihatlah! Berapa banyak hamba yang meminta kekayaan, lalu ketika Dia memberinya, dia kufur dan melupakan Allah.

Lihatlah! Berapa banyak hamba yang meminta keturunan, lalu ketika Dia memberinya, malah anaknya menjerumuskannya pada kekafiran.

Sekali lagi, jangan mendahului Allah menghukumi status doa yang kau layangkan ke langit. Allah sungguh lebih tahu mana yang terbaik dan kapan waktu yang tepat. Berprasangka baiklah dan terus jalin kedekatanmu denganNya. Dia maha baik lagi pemberi.

Penulis : Ustadzah Rosdiana AR, S,Pd.I., Lc., M.Pd.I.

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR