MIM.OR.ID, MAKASSAR – Senin (3/4/2017) Pengurus Besar Markaz Imam Malik Bersuka Cita. Bagaimana tidak, bibit yang ditanam dan dirawat sedemikian rupa sejak setahun yang lalu kini sudah mulai dipanen untuk yang pertama kalinya.

Pengajian rutin Senin malam yang biasanya membahas Qawa’id Qur’aniyah, malam tadi di gantikan sementara dengan kajian Spesial yang bertema “Menjadi Kerabat Allah” yang dirangkaikan dengan Wisuda Santri Tahfidz 1 Tahun Markaz Imam Malik untuk yang pertama kalinya.

Wisuda Santri telah direncanakan beberapa waktu sebelumnya, persiapan hari terakhir bahkan diarahkan langsung oleh Direktur Markaz Imam Malik demi maksimalnya acara Wisuda Santri Tahfidz 1 Tahun Markaz Imam Malik.

Acara berlangsung dengan tertib setelah shalat maghrib berjamaah di Masjid Nurul Hikmah MIM. Muqaddimah oleh MC kemudian pembacaan surah Al-Waqiah oleh para wisudawan. Selanjutnya pembacaan surat keputusan perihal Wisudawan santri Tahfidz 1 Tahun Markaz Imam Malik Angkatan Pertama tahun 2016-2017 oleh Kepala Madrasah Tahfidzul Qur’an Imam Malik, Al Ustadz Faisal Abdurrahman, S.Sy.

Dari 17 santri Tahfidz 1 Tahun MIM yang masuk, hanya 6 orang yang bertahan hingga akhir. Beberapa diantara mereka gugur karena seleksi alam dan 5 orang diantaranya dialihkan ke Madrasah Tahfidzul Qur’an Imam Malik sesuai akad sejak awal masuk.

Berikut nama-nama Wisudawan Santri Tahfidz 1 Tahun MIM dan hasil capaiannya:

  1. Ahmad Hidayah, 15 Juz predikat Jayyid
  2. Ghozali, 30 Juz predikat Mumtaz
  3. Faruq Shiddiq, 25 Juz predikat Jayyid Jiddan
  4. Khaerurrahmat, 14 Juz predikat Jayyid
  5. Asriansyah, 18 Juz Predikat Jayyid
  6. Anugerah Ilahi, 30 Juz Predikat Mumtaz

Agenda penutup sebelum tausyiah Direktur MIM adalah persembahan Nasyid dari santri Madrasah Tahfidzul Qur’an Imam Malik yang kembali mencairkan suasana setelah menyaksikan pesan kesan perwakilan wisudawan dan beberapa rangkaian acara wisuda.

Sebagai penutup, Direktur Markaz Imam Malik dalam hal ini Ust. Harman Tajang, Lc., M.H.I menyampaikan pesan secara khusus kepada santri dan kepada jamaah secara umum untuk menjadi Kerabat Allah subhanahuwata’ala, beliau mengutip perkataan Abu Darda:

  1. Jadilah seorang Alim yang paham Al-Qur’an (Menghafal Al-Qur’an)
  2. atau belajar dan berusaha untuk memahami Al-Qur’an (baik membacanya, mentaddaburinya, menafsirkannya dan yang paling penting mengamalkannya,
  3. menjadi pendengar yang baik
  4. jadilah pecinta Al-Qur’an
  5. dan jangan menjadi yang kelima yaitu orang yang tidak senang menghafal AlQur’an, tidak senang membaca Al-Qur’an, tidak senang mendengar Al-Qur’an dan tidak mencintai Al-Qur’an maka hidupnya akan binasa

Terakhir beliau menyampaikan terima kasih secara khusus kepada pengurus Masjid Nurul Hikmah-MIM secara khusus dan kepada seluruh jamaah dan yang telah berdonasi untuk menyukseskan kegiatan-kegiatan Markaz Imam Malik.

Dokumentasi:photo_2017-04-04_08-33-33 photo_2017-04-04_08-33-28 photo_2017-04-04_08-33-38Wisuda Santri Tahfizh 1 Tahun MIM (8) Wisuda Santri Tahfizh 1 Tahun MIM (7) Wisuda Santri Tahfizh 1 Tahun MIM (6) Wisuda Santri Tahfizh 1 Tahun MIM (5) Wisuda Santri Tahfizh 1 Tahun MIM (4) Wisuda Santri Tahfizh 1 Tahun MIM (3) Wisuda Santri Tahfizh 1 Tahun MIM (2) Wisuda Santri Tahfizh 1 Tahun MIM (1)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR