4 Juli 2016.

Keutamaan mengkhatamkan Al-Quran di Bulan Ramadhan

Hal Ini dicontohkan langsung oleh Nabi Shallallahu ’alaihi wa salam. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu,

أن جبريل كان يعْرضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً ، فَعرضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فيه

Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu ‘alayi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)
( HR. Bukhari no. 4614)

Ibnu Atsir rahimahullah menjelaskan,

أي كان يدارسه جميع ما نزل من القرآن

“yaitu mempelajari (mudarasah) semua ayat Al-Quran yang turun”
( Al-Jami’ fi Gharib Hadits, 4/64).

Hendaknya shalat Tarawih mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan

Praktek shalat tawarih dengan target mengkhatamkan Al-Quran selama bulan Ramadhan adalah perbuatan yang sangat baik. Satu malam shalat tarawih yang di baca satu juz. Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

ويمكن أن يفهم من ذلك أن قراءة القرآن كاملة من الإمام على الجماعة في رمضان نوع من هذه المدارسة، لأن في هذا إفادة لهم عن جميع القرآن، ولهذا كان الإمام أحمد رحمه الله يحب ممن يؤمهم أن يختم بهم القرآن، وهذا من جنس عمل السلف في محبة سماع القرآن كله، ولكن ليس هذا موجبا لأن يعجل ولا يتأنى في قراءته، ولا يتحرى الخشوع والطمأنينة، بل تحري هذه الأمور أولى من مراعاة الختمة

“dipahami dari (hadits) tersebut, bahwa Imam membaca Al-Quran seluruhnya (sampai khatam) bersama jamaah pada Bulan Ramadhan termasuk dalam mudarasah ini (yaitu mudarasah Nabi Shallallahu ’alaihi wa salam bersama malaikat Jibril alaihissalam). Oleh karena itu Imam Ahmad rahimahullah suka terhadap Imam yang mengkhatamkan Al-Quran. Ini merupakan amal para salaf yaitu mendengarkan Al-Quran seluruhnya.

Masjid Wihdatul Ummah (1)Masjid Wihdatul Ummah merupakan salah satu masjid di kota Makassar yang menyelesaikan bacaan Al-Qur’an 1 juz pada setiap malamnya. Shalat tarwih 1 Juz ini dipimpin langsung oleh direktur Markaz Imam Malik Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I bersama pembina santri Tahfizh Al-Qur’an Markaz Imam Malik Ustadz Hasbin Abdurrahim, S.Pd.I.

Masjid Wihdatul Ummah (8)Sebagaimana yang telah disampaikan oleh ustadz Harman Tajang pada malam ke-28.

Masjid Wihdatul Ummah (4)Insya Allah besok melam (29 Ramadhan 1437 H) kita akan mengkhatamkan bacaan Al-Qur’an kita, jadi mari kita mengajak keluarga, tetangga kita untuk hadir. Para salafus shalih mencari tempat-tempat yang di dalamnya akan mengkhatamkan Al-Qur’an, karena terdapat keberkahan padanya”

ust.-htMasjid Wihdatul Ummah (2)Ajakan direktur Markaz Imam Malik tersebut disambut baik oleh para jama’ah pada malam itu, terlihat pada malam ke-29 jama’ah telah memenuhi masjid Wihdatul Ummah, karena tidak mendapatkan tempat maka sebagian jama’ah harus shalat di teras masjid baik teras atas maupun bagian bawah.

ustadz-ikhwanSebelum menyelesaikan bacaan Al-Qur’an. Ustadz Muh. Ikhwan Abd Jalil, Lc. memberikan tausyiah singkat tentang keutamaan orang-orang yang senantiasa mendekatan dirinya dengan Al-Qur’an.

ust.-rahmatPada malam ke-29 (3/7), Masjid Wihdatul Ummah telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an 30 Juz. Shalat ini dipimpin langsung oleh ketua MIUMI SULSEL (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia) Ustadz DR.Rahmat Abdurrahman, Lc., MA.

qunut

 

Print Friendly, PDF & Email

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR