SILSILAH CINTA
Ummu Faari’ AR

Tema: Cinta Berbalas Cinta (Bag.2)


…Kita kembali ke kisah Nabi Ibrahim Alaihis Salaam

Beliau melaksanakan apa yang diperintahkan Allah Azza wa Jalla; membawa anaknya lalu merebahkannya, meletakkannya di atas batu. Ditajamkannya pisaunya, lalu bersiap untuk menyembelihnya.
_____
Muslimah, bayangkan kondisi seperti ini di hadapan kita …
_____
Cinta beliau kepada Allah Jalla wa Alaa telah menenggelamkan segala cinta kepada makhluk.

Cinta yang lebih agung kepada Rabbnya mengalahkan cintanya kepada anaknya

Adapun sang anak yang juga mulia, berserah diri, juga disebabkan karena keagungan cinta kepada Penciptanya.

ALLAHU AKBAR!

Saksikan! Bagaimana Ismail Alaihis Salaam berkata kepada ayahnya:

“Duhai Ayahku, letakkanlah wajahku menghadap tanah!”

Ibrahim Alaihis Salaam bertanya:”Kenapa demikian, Anakku?”

Ismail Alaihis Salaam menjawab:”Agar engkau tak melihatnya lalu jatuh kasihan, lalu berhenti dari menyembelihku.”
_____
Inilah potret cinta sejati. Sebuah keluarga yang merasakan puncak cinta yang agung nan mulia.
_____
Ibrahim Alaihis Salaam mulai menggerakkan pisaunya di atas leher anaknya, tiba-tiba pisau tersebut tidak bisa memotongnya. Diulangi kedua kalinya dengan lebih kuat, tetap demikian.

Ismail Alaihis Salaam berkata:”Duhai Ayahku, keraskanlah! Jangan kasihani aku!”

Ayahnya mencoba untuk ketiga kalinya dan hasilnya sama saja.”

Mereka berdua berserah kepada Allah.

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR