بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا ۖ وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan”. (QS. Al-Mu’minun: 100).

Barsakh adalah tempat atau alam setelah kita meninggal sebelum kita sampai di negeri akhirat disitulah muqaddimah kenikmatan surga dan disitulah muqaddimah azab neraka, adapun hakikatnya wallahu a’lam namun kita wajib mengimaninya.

Allah Subhanahu wata’ala menceritakan contoh didalam Al-Qur’an tentang fir’aun dan keluarganya:

النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوّاً وَعَشِيّاً وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ

Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat (dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”. (QS Al Mu’min: 46).

Fir’aun sekarang berada dialam barsakh, Allah Subhanahu wata’ala maha mengetahui hakikatnya, Allah maha berkuasa untuk mengirimkan nikmat kepadanya dan maha kuasa untuk mengirimkan azab kepadanya.

Pada hari kiamat nanti ketika sangkakala telah ditiup Allah berkata kepada para malaikatnya:“Masukkan keluarga fir’aun ini untuk mendapatkan azab yang pedih” , jadi dialam barsakh adalah muqaddimahnya atau panjarnya, semua akan berlaku pada seluruh manusia, entah kuburannya merupakan taman dari taman surga atau merupakan lembah dari lembah neraka dan kita tidak tahu berapa lama kita akan menunggu sampai datangnya hari kiamat, olehnya persiapkan diri kita untuk mendapatkan kenikmatan dialam barsakh dengan ketaatan dan kesholehan.

Ketika hari berbangkit tiba Allah berfirman:

فَإِذَا نُفِخَ فِي الصُّورِ فَلَا أَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَئِذٍ وَلَا يَتَسَاءَلُونَ

“Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya”. (QS. Al-Mu’minun: 101).

Tiupan sangkakala dalam ayat ini adalah tiupan untuk hari berbangkit dan bukan datangnya hari kiamat karena sangkakala ditiup oleh malaikat israfil dengan beberapa tiupan ada yang mengatakan 2 kali dan ada yang mengatakan 3 kali, ada tiupan yang menjadikan semua orang kaget, ada tiupan yang mematikan mereka dan ada tiupan yang membangkitkan manusia namun yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah tiupan untuk membangkitkan dari kubur – kubur mereka Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ

“(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam”. (QS. An- Naziat :06).

Pada hari itu seorang teman tidak lagi bertanya atau mempertanyakan temannya padahal mereka melihatnya didepan matanya.

Dalam ayat yang lain Allah berfirman:

يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ

“Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari isteri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya”. (QS. ‘Abasa: 34-37)

Pada hari itu masing – masing sibuk dengan urusannya, manusia luar biasa kagetnya, apalagi bagi mereka yang mendustakan hari berbangkit tiba – tiba dibangkitkan dari kuburnya digiring menuju padang mahsyar mungkin dia mengatakan:”Ternyata betul apa yang saya dustakan di dunia, dulu saya pernah mendengar hari berbangkit jadi neraka benar adanya begitupula hari perhitungan”. Pada hari itu tidak ada yang berani berbicara, kita tidak mendengar suara kecuali hanya bisik – bisik karena takutnya pada hari itu bahkan sampai malaikat tidak kuasa berbiaca dihadapan Allah, bumi yang kita pijak sudah diganti, bumi menjadi rata dan tidak ada lagi gunung – gunung semuanya digiring menuju padang ma’syar, manusia yang pertama sampai pada yang paling terakhir bahkan semua binatang dan hewan juga dibangkitkan bersama –sama dengan mereka, ini hari yang sangat menakutkan, hari yang mengerikan dan hari yang dahsyat.

Diakhir surah Luqman Allah mengingatkan hari ketika seorang bapak tidak mampu menyelamatkan anaknya dan anak tidak mampu menyelamatkan bapaknya mereka sibuk masing – masing dengan urusannya dihari perhitungan, Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لَا يَجْزِي وَالِدٌ عَنْ وَلَدِهِ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَالِدِهِ شَيْئًا ۚ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah”. (QS. Luqman: 33).

Bahkan yang lebih dahsyat dari itu, Nabi menyebutkan:

يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلاً

“Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan”. (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 5102 dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha).

Tidak ada gunanya sendal pada hari kiamat, jangan biasakan menggunakan sendal yang bukan punya kita karena bisa menjadi azab dihari kemudian. Aisyah ketika mendengar hadist ini beliau berkata:”Bagaimana dengan auratnya laki – laki dan perempuan saling memandang antara yang satu dengan yang lain”, Nabi berkata:”Urusan pada hari itu lebih dahsyat dan mereka tidak lagi saling berfikir untuk memandang antara yang satu dengan yang lain“, sama halnya orang – orang yang berada diatas pembaringan karena sakit keras dan hanya menanti kematian, dibalik jendela dia melihat bangunan – bangunan mewah, kendaraan yang lewat itu tidak adalagi gunanya dia hanya ingin berharap menginfakkan semua hartanya.

Wallahu a’lam bisshowab

Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Rabu, 09 Rabiul Awal 1441 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

Instagram : https://www.instagram.com/markaz_imam_malik/

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.