بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

 وَإِنْ تُطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَا يَلِتْكُمْ مِنْ أَعْمَالِكُمْ شَيْئًا

Jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang“. (QS. Al-Hujurat : 14). 

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan“. (QS. Yasin : 12).  Terkadang kita melakukan kebaikan dan tidak ada yang memuji karena memang kita tidak mengharapkan pujian dari seseorang terutama dalam hal kerja – kerja dakwah. Kebaikan yang kita lakukan Allah Subhanahu wata’ala maha tahu walaupun manusia tidak tahu inilah mengapa Allah lebih cinta amalan rahasia dari pada amalan yang di tampakkan.

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al Baqarah : 271).

Mengapa bersedekah dengan sembunyi lebih baik karena lebih mendekati kepada keikhlasan. Allah Subhanahu wata’ala tidak mengurangi pahala dan kebaikan yang kita lakukan sekecil apapun, Allah tidak mendzalimi seorang hamba walaupun seberat dzarrah kebaikan dan keburukan yang dilakukannya. Jika seorang hamba melakukan kebaikan maka akan dilipatgandakan oleh Allah dan ia akan mendapatkan balasan disisi Allah Subhanahu wata’ala dengan pahala yang sangat besar.

Jika Allah yang berkata:”Pahala yang besar“, maka jangan fikir atau dibayangkan bagaimana bentuk besarnya pahala tersebut karena Allah adalah pemilik kekuasaan langit dan bumi. Salah seorang arabi pernah datang kepada Rasulullah meminta nasehat, dia berkata:”Ya Rasulullah berikan nasehat kepadaku akan tetapi jangan panjang”. Rasulullah kemudian membaca firman Allah:”Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarrah maka ia akan melihat balasannya, dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan sebesar biji dzarrah maka ia akan melihat balasannya”, ia kemudian berkata:”Cukup dengan 2 dzarrah ini menjadi nasehat bagi saya”. Amalan yang sederhana bisa menjadi sebab dosa diampunkan oleh Allah Subhanahu wata’ala sebesar apapun dosa tersebut, sebagaimana seorang wanita pezina yang memberikan minum kepada seekor anjing yang kehausan, kita tahu bahwa dia adalah wanita pezina yang memiliki dosa akan tetapi karena melakukan kebaikan dengan memberi air minum kepada seekor anjing Allah kemudian mengampuni dosanya sehingga dia dimasukkan ke dalam surga.

Wallahu A’lam Bish Showaab



Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Kamis, 17 Syaban 1439 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

Instagram : https://www.instagram.com/markaz_imam_malik/

ID LINE :  http://line.me/ti/p/%40nga7079p

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR