بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

الَّذِي جَعَلَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَأَلْقِيَاهُ فِي الْعَذَابِ الشَّدِيدِ

Yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat“. (QS. Qaf : 26).

Mereka menjadikan tuhan selain Allah Subhanahu wata’ala dan kesyirikan termasuk dosa yang besar. Perintah pertama dalam Al-Qur’an adalah tauhid dan larangan pertama dalam Al-Qur’an adalah larangan kesyirikan. Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui”. (QS. Al-Baqarah : 21-22).

Pada hari kemudian nanti ketika seorang hamba dihadapkan kepada Allah Subhanahu wata’ala dikatakan kepadanya:”Wahai hambaku andaikan engkau memiliki harta sebesar dunia beserta isinya, emas dan seterusnya dan pada hari ini engkau memberikannya demi untuk menyelamatkan dirimu dari azabku apakah engkau rela memberikannya”, hamba ini berkata:”Aku rela ya Rabb”, Allah Subhanahu wata’ala kemudian berkata:”Sungguh aku memintamu dulu didunia lebih ringan dari itu namun engkau tidak mau, saya hanya meminta engkau untuk tidak menyembah selain dari aku untuk tidak mempersekutukanku”, inilah yang diminta oleh Allah Subhanahu wata’ala dari hambanya yaitu tidak mempersekutukannya, namun banyak orang yang kemudian memilih kekufuran, dia lebih memilih kebutaan dibandingkan petunjuk dan hidayah dari Allah Subhanahu wata’ala.

Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat:”lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat”. Dosa kesyirikan adalah dosa yang paling besar bahkan termasuk kedzaliman yang sangat besar, Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (QS. Luqman : 13).

Wallahu a’lam Bish Showaab 

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR