بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ غَيْرَ بَعِيدٍ

“Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka)”. (QS. Qaf : 31).

Imam Abdurrahman as Sa’diy Rahimahullah berkata:”Maksudnya qurribath (surga didekatkan) sehingga orang – orang yang merupakan calon penghuni surga yang ada di padang mahsyar melihat secara langsung dari kenikmatan yang telah disediakan didalamnya, Hal ini akan membuat penghuni surga semakin rindu, sebaliknya neraka juga demikian, sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah neraka jahannam didatangkan pada hari kiamat nanti yang ditarik dengan 70.000 rantai dan setiap rantai ditarik oleh 70.000 malaikat, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يُؤتى بالنارِ يومَ القيامةِ لها سبعون ألفَ زمامٍ مع كلِّ زمامٍ سبعون ألفَ ملَكٍ يجرُّونَها

Neraka (Jahannam) pada hari kiamat akan didatangkan, ia memiliki 70.000 tali. Pada setiap talinya terdapat 70.000 malaikat yang menariknya”. (HR. Muslim no: 2842).

Ketika neraka jahannam melihat calon – calon penghuninya dari kejauhan maka para penghuni neraka semakin mendengar kobaran dan gejolak api neraka jahannam sebagaimana ketika ada hewan yang hendak disembelih semakin dekat semakin diasah pisau didepannya walaupun ini juga dilarang didalam syariat mengasah pisau dan alat sembelihan didepan hewan sembelihan, Rasulullah pernah melihat salah seorang sahabat yang melakukan demikian dan mengatakan:”Apakah engkau membunuhnya 2 kali”,

Jadi mereka belum dimasukkan akan tetapi dihadirkan kepada mereka neraka, adapun surga dan semoga Allah Subhanahu wata’ala menjadikan kita sebagai ahli surga, kedua orang kita, semua kaum muslimin, dan asatidzah kita, dan didalam surga kelak Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَى سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ

Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan”. (QS. Al-HIjr : 47).

Tidak ada lagi kebencian seperti didunia bahkan yang saling mentahdzir kelak mereka akan bertemu disurga dan mereka mengatakan:”Mengapa dahulu didunia kita saling mentahdzir padahal kita sama-sama masuk surga”, ini disebabkan karena didunia masalah kebencian yang muncul dari hawa nafsu.

Ulama kita mengatakan:”Siapa yang hatinya bersih dari sifat – sifat kebencian kepada seorang kaum muslimin maka sungguh ia mewarisi separuh dari sifat penghuni surga”,

Didekatkanlah nikmat yang kekal, kebahagiaan  dan surga kepada orang – orang yang bertakwa kepada tuhannya yang meninggalkan kesyirikan baik yang kecil maupun yang besar, yang menjalankan segala perintah tuhannya, yang tunduk kepadanya kemudian dikatakan kepada mereka perkataan sebagai bentuk penghormatan yaitu ucapan selamat.

Wallahu a’lam Bish Showaab 

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.