بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu“. (QS. At-Talaq : 2-3).

Pada surah At Thalaq ayat 2 dikenal di Indonesia dengan ayat 1000 dinar.

Jadi siapa yang bertawakkal kepada Allah kemudian dia mengambil sebab – sebab yang disyariatkan dan ia kembalikan kepada Allah maka dicukupkan urusannya oleh Allah, terkadang apa yang diberikan oleh Allah tidak sesuai dengan yang diinginkan, boleh jadi Allah menakdirkan yang lain dan ternyata dikemudian hari kita baru mengetahui bahwa itulah yang terbaik bagi kita.

Ulama salaf mereka senantiasa menggantungkan harapannya kepada Allah Subhanahu wata’ala, disebutkan para ulama salaf sampai ketika tali sandal yang ia kenakan putus mereka mengadu kepada Allah Subhanahu wata’ala.

Bolehkah minta dunia kepada Allah karena sebagian orang ada yang mengatakan jangan meminta dunia kepada Allah mintalah akhirat.?, jawab:”Tidak mengapa bahkan boleh, Allah yang menyuruh hal tersebut”, dalam hadist qudsi Allah Subhanahu wata’ala berfirman:”Wahai hamba-hambaKu, sesungguhya Aku telah haramkan kezhaliman atas diriKu, dan Aku telah menetapkannya sebagai sesuatu yang diharamkan di antara kalian, maka jauhilah kalian saling menzhalimi. Wahai hamba-hambaKu, kalian semua sesat, kecuali orang yang Aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepadaKu, niscaya Aku akan memberikannya kepada kalian. Wahai hambaKu, kalian semua lapar, kecuali orang yang Aku beri makan, maka mintalah makan kepadaKu, niscaya Aku akan memberikannya untuk kalian. Wahai hambaKu, kalian semua telanjang, kecuali orang yang Aku beri pakaian, maka mintalah pakaian kepadaKu, niscaya Aku akan memberikannya untuk kalian. Wahai hambaKu, sesungguhnya kalian berbuat salah di siang dan di malam hari, sedangkan Aku mengampuni dosa-dosa seluruhnya, maka minta ampunlah kepadaKu, niscaya Aku akan mengampuni kalian. Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian tidak akan bisa mendatangkan kemudharatan kepadaKu lalu menimpakannya kepadaKu, dan kalian takkan bisa memberikan manfaat kepadaKu lalu kalian memberikannya kepadaKu. Wahai hamba-hambaKu, seandainya generasi pertama kalian dan generasi akhir kalian, baik dari bangsa manusia dan jin, mereka semua berada pada taraf ketakwaan seorang paling tinggi tingkat ketakwaannya di antara kalian, hal itu takkan menambah kerajaanKu sedikit pun. Seandainya generasi pertama kalian dan generasi akhir kalian, baik dari kalangan bangsa jin dan manusia, mereka semua berada pada taraf kedurhakaan seorang yang paling tinggi tingkat kedurhakaannya di antara kalian, hal itu takkan mengurangi kerajaanKu sedikit pun. Wahai hambaKu, seandainya generasi pertama kalian dan generasi akhir kalian, baik dari bangsa manusia dan jin, semuanya berdiri di atas tanah yang tinggi, lalu mereka semua meminta kepadaKu, lalu aku penuhi permintaan mereka, untuk yang demikian itu, tidaklah mengurangi apa-apa yang Aku miliki, kecuali seperti berkurangnya jarum jika dimasukkan ke dalam lautan. Wahai hambaKu, sesungguhnya itu hanyalah amalan kalian. Aku menghitungnya untuk kalian, kemudian Aku memberikannya secara sempurna kepada kalian, maka barangsiapa mendapatkan kebaikan, maka hendaklah dia memuji Allah. Dan barangsiapa yang mendapatkan yang selain dari itu, maka janganlah ia mencela kecuali dirinya sendiri“. (HR. Muslim).

Jadi bukan aib minta dunia kepada Allah Subhanahu wata’ala, minta kendaraan tetapi usahakan yang kita minta yang benar – benar menolong kita dalam rangka untuk semakin taat dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wata’ala.

Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘anhu mengomentari ayat diatas beliau mengatakan:”Sesungguhnya ayat yang paling agung didalam Al-Qur’an yang menunjukkan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah hanya pada ayat”, Siapa yang bertakwa kepada Allah maka dia akan diberikan jalan keluar dan ia akan mendapatkan reseki dari jalan yang tidak ia sangka – sangka“.

Mungkin sebagian kita ada yang berkata:”Mengapa ayat ini ada dalam surah At Thalaq yang artinya cerai, jawabannya:”Karena kebanyakan penyebab perceraian adalah ketika ketakwaan tidak diterapkan dalam sebuah rumah tangga”, oleh karenanya ketika Zaid ibn Muhammad datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dan ia menyampaikan niatnya untuk menceraikan Zainab bintu Jahs, nasehat pertama yang beliau sampaikan kepada Zaid beliau mengatakan:”Bertakwalah kepada Allah“.

Ulama kita mengatakan:”Yang harus diperhatikan oleh ahli fatwa seperti para masyaikh dan asatidzah ketika ada yang mengadukan urusan rumah tangganya sampai pada niat hendak menceraikan istrinya maka nasehat pertama yang harus ia berikan adalah ittaqillah (bertakwalah engkau kepada Allah)“.

Disebutkan dalam Surah Al-Qasas ketika Nabi Syuaib berkata kepada Musa ketika menawarkan putrinya dan ini bukan aib orang yang sholeh menawarkan anaknya kepada seorang lelaki yang dianggap sholeh, sebagaimana yang dilakukan oleh para sahabat dan juga kepada Nabi Syuaib ketika ia berkata kepada Musa:”Aku ingin menikahkan engkau wahai Musa salah satu dari 2 putriku adapun maharnya adalah engkau bekerja kepada ku selama 8 tahun mengembalakan kambing – kambing dan kambing keluargaku”. Disini dapat dipahami bahwa mahar bisa dalam bentuk materi , bisa juga dalam bentuk jasa, Nabi pernah menikahkan salah seorang sahabat dengan Al-Qur’an yang ia hafal dan ajarkan, jadi tidak mesti dalam bentuk materi tetapi boleh dalam bentuk jasa, kemudian dalam menentukan tanggal pernikahan jangan serahkan kepada keluarga calon mempelai wanita akan tetapi calon mempelai yang menentukan tanggalnya mengapa demikian karena jangan sampai ada yang menikah dimalam pertama dia hanya bengong karena istrinya datang bulan, karena yang mengetahui kapan ia datang bulan adalah calon mempelai itu sendiri.

Mintalah kepada Allah yang maha kuat dan jangan lemah, apapun masalah yang kita hadapi dan dimata manusia adalah sesuatu yang sudah mustahil untuk menyelesaikan masalah tersebut bahkan terbayang dalam fikiran tiang gantungan atau baygon terasa madu, maka dalam kondisi dan keadaan tersebut ingat Allah Subhanahu wata’ala yang maha kuasa sekalipun diantara kita punya masalah yang sangat pelit, oleh karenanya serahkan kepada Allah Subhanahu wata’ala, berlepaslah dari seluruh manusia mintalah di keheningan malam atau akhir malam, siapa gerangan yang mengabulkan doa orang yang terdesak tidak ada lagi pertolongan dan jalan keluar kecuali dari Allah Subhanahu wata’ala, Al Hafidz ibnu Katsir ketika menyebutkan ayat An Naml ayat 62:

أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ

Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya)“. (QS. An-Naml : 62).

Beliau menyampaikan kisah seorang lelaki dizaman dahulu yang kerjanya mengantarkan orang dari satu kampung ke kampung yang lain, suatu hari ada salah seorang penumpang yang minta diantarkan ke suatu tempat akan tetapi ia diantarkan dengan melewati jalan yang tidak biasa ia lewati,  karena tidak terbiasa melewati jalan tersebut ia kemudian menyarankan untuk melewati jalan yang lain, pengantar berkata:”Saya tahu jalannya“, ternyata ia dibawah ke suatu tempat yang menakutkan dimana disana terdapat banyak tengkorak manusia dan ternyata orang tersebut adalah seorang kanibal,

Penumpang memiliki firasat yang buruk sambil berkata:”Ambil seluruh harta saya dan selamatkan saya, pengantar berkata:”Saya ambil hartamu kemudian saya membunuhmu dan saya akan memakanmu”, ia berkata:”Bertakwalah engkau kepada Allah”, pengantar  berkata:”Semua yang mati ditempat ini mengatakan seperti apa yang engkau katakan”, akhirnya ia berkata:”Jika begitu izinkan saya mendirikan sholat 2 rakaat“, ia kemudian menunaikan sholat 2 rakaat, pengantar terus berkata:”Cepat – cepat”, ia kemudian lupa ayat yang hendak ia baca pada waktu itu dan tidak ada ayat yang ia baca kecuali satu – satunya ayat yang ia ingat :”Siapa gerangan yang menolong orang yang terdesak jika bukan Allah“, sebelum selesai ayat yang ia baca dari kejauhan ia melihat seorang penunggang kuda menggunakan pakaian putih sambil membawa tombak ia lemparkan dan tepat mengenai dada orang yang mendzaliminya dan ketika ia kejar orang tersebut ia bertanya:”Siapa anda.?“, ia berkata:”Saya adalah malaikat dari langit ke tiga yang diutus oleh Allah Subhanahu wata’ala untuk mengabulkan permohonanmu. Oleh karenanya minta kepada Allah Subhanahu wata’ala dan kisah yang seperti ini juga ada dizaman sekarang,

Suatu ketika salah seorang dokter yang bernama dokter Hisyam dia adalah ahli bedah bahkan ia banyak memiliki penemuan yang sangat berjasa dalam bidang ilmu medis, suatu waktu ia diundang untuk mendapatkan penghargaan karena jasa – jasanya dan ia hendak mempresentasikan penemuan barunya, ia naik pesawat tiba – tiba pesawat yang ia naiki rusak terkena petir dan terpaksa mendarat darurat dibandara yang terdekat namun beliau harus segera datang menghadiri acara yang sangat penting tersebut, dia datang ke loket dan maskapai dengan berkata:”Setiap detik dari waktu saya itu sama dengan nyawa jutaan orang dan tidak mungkin saya menunggu pesawat sampai 16 jam“, akhirnya penjaga loket berkata:”Ya Syaikh ini tidak terlalu jauh anda bisa menyewa mobil dan silahkan anda bawa sendiri dan kurang lebih 3 jam anda akan sampai”,

Akhirnya beliau setuju sambil keluar, ditengah jalan hujan turun dengan sangat lebat, ia tidak bisa melihat apa – apa dan ia berjalan begitu saja dan ternyata ia tersesat dan dari kejauhan ia melihat sebuah rumah kemudian dia mendatangi rumah tersebut, dia ketuk pintunya dan muncul seorang wanita tua, ia kemudian berkata:”Mohon maaf, bisa saya izin menumpang meminjam telepon anda“, wanita tua mengatakan:”Wahai anak ku jangankan telepon ditempat ini listrik belum ada“, ia berkata:”Namun jika engkau mau saya masuk dan berikan saya segelas teh”, akhirnya beliau pasrah dalam keadaan lapar dan cuaca sangat dingin beliau masuk di suguhi segelas teh dan ia melihat wanita tua ini sementara sholat dan didepannya ada seorang anak kecil yang terbaring seakan-akan tidak berdaya, setelah wanita tua sholat ia kemudian mendekat dan berkata:”Siapa gerangan anak kecil ini dan apa yang terjadi dengannya”, ia berkata:”Wahai anakku, anak ini adalah anak yatim bapak dan ibunya telah meninggal dan mengidap sebuah penyakit dan semua doaku telah dikabulkan oleh Allah kecuali satu”, ia berkata:”Apa itu.?”, ia mengatakan:”Cucuku ini sakit dan saya sudah membawa ke dokter yang ada disekitar sini dan mereka angkat tangan dan mereka mengatakan, satu – satunya yang bisa mengobati cucu anda ini adalah salah seorang dokter yang ada di ibu kota ini yang bernama dokter hisyam dia ahli bedah”,

Dokter Hisyam kemudian menangis dan mengatakan:”Subhanallah, sesungguhnya doamu inilah yang menjadikan pesawat yang saya naiki harus mendarat darurat, sesungguhnya doamu inilah yang membuat saya tersesat dijalan hingga sampai ditempat ini, doamu inilah yang mengantarkanku ditempat ini”, oleh karenanya jangan berputus asa dari rahmat Allah, perbanyak doa kepada Allah Subhanahu wata’ala, bertawakkal kepadanya dialah Allah Subhanahu wata’ala yang mencukupkan segala urusan kita.

Wallahu A’lam Bish Showaab



Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Rabu, 19 Jumadil Akhir 1439 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

Instagram : https://www.instagram.com/markaz_imam_malik/

ID LINE :  http://line.me/ti/p/%40nga7079p

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.