MIM-Makassar, (08/08/17). Sebagian umat muslim menjadikan Gerhana Bulan sebagai tontonan, bahkan menjadikan sebagai ajang foto atau selfi yang kemudian mereka sebar di berbagai medsos. Gerhana Bulan yang jarang terjadi dijadikan oleh sebagian kaum muslim sebagai kesempatan untuk mengerjakan ibadah diantaranya mengerjakan sholat gerhana secara berjama’ah di masjid.

Markaz Imam Malik bersama umat muslim kota Makassar mengerjakan sholat Gerhana Bulan di Masjid Nurul Hikmah MIM pada pukul 02.00 Wita, dengan imam dan khatib Direktur Markaz Imam Malik Ustadz Harman Tajang. Lc, M.H.I Hafidzahullah. Pada rakaat pertama beliau membaca surah Al Kahfi dan pada rakaat kedua beliau membaca surah Al-Qiyamah dan Surah Al Fajr.

Setelah sholat Gerhana Bulan, Ustadz Harman Tajang. Lc, M.H.I Hafidzahullah menyampaikan khutbah kepada seluruh jama’ah. Dalam penyampaian Khutbah, beliau mengutip hadist Rasulullah:”Matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua gerhana tersebut tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya, berdo’alah pada Allah, lalu shalatlah hingga gerhana tersebut hilang (berakhir).(HR. Bukhari no. 1060 dan Muslim no. 904. Dari sahabat Al Mughiroh bin Syu’bah). 

Dokumentasi Sholat Gerhana


Sebelum Pelaksanaan Sholat gerhana
Sholat Berjama’ah
Ustadz harman memimpin sholat gerhana bulan
Ustadz Harman Tajang
Markaz Imam Malik Mengerjakan Sholat Gerhana Bulan
Khutbah Gerhana Bulan
Jama’ah yang Hadir Sholat Gerhana
Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR