mim.or.id – PAUD Qur’an MIM menggelar kegiatan Simulasi Manasik Ibadah Haji yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada santri tentang proses ibadah haji.
Tak hanya itu, simulasi manasik ibadah haji ini diharapkan meningkatkan pemahaman mereka mengenai rukun Islam serta mengembangkan keterampilan sosial dan emosional yang diikuti oleh Acara diikuti oleh 38 santri PAUD.
Baca Juga: Kiamat, Hari Ketika Rahmat Telah Ditutup
Kepala PAUD Qur’an MIM, Ustadzah Maulidyana menyebut selain belajar rukun Islam para santri juga diharapkan dapat memiliki keterampilan social.
“Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi momentum belajar santri tentang rukun Islam dan mengembangkan keterampilan sosial mereka bersabar dalam hal menyelesaikan rangkaian ibadah haji”, ujarnya saat dikonfrimasi via daring.
Sambungnya, sepanjang perjalanan pembimbing memberikan edukasi seputar sejarah Haji kepada santri, termasuk memperkenalkan pakaian ihram kepada santri. Serta mengajarkan beberapa bacaan dzikir-dzikir.
Saat tiba di lokasi, santri berkumpul dan mengikuti pengarahan dengan seksama. Di bawah langit yang cerah ucapan talbiyah dan takbir menggema serta doa-doa di lantunkan santri saat memutari Ka’bah.
Kemudian, para snatri berlari-lari di antara bukit safa ke marwa, hingga keseruan melihat salah santri melakukan tahallul (memotong rambut). Dilanjutkan pada prosesi lempar jumroh, santri menghitung dengan cermat batu-batu kecil kemudian melempar ke 3 titik lempar jumroh.
Tutupnya, rasa lelah dan keringat para santri mengingatkan pada Keluarga Nabi Ibrahim as. Kegiatan di tutup dengan agenda istirahat dimana santri menikmati air dan kudapan bersama-sama.
Sebagai informasi, manasik haji tahun ini di bimbing oleh Ust. Ashar. Selain itum, didampingi oleh para ustzah, manajemen sekolah, dan beberapa orang tua yang hadir sebagai pendamping.



