Oleh : DR. OSAMA ZAIDAN
=================
Sebuah tema yang menarik perhatian saya, ketika berkeliling di sebuah pameran buku di Jedah. Tema yang membuat saya berfikir akan putra-putri saya yang tengah beranjak remaja dengan kondisi hari ini, di mana lingkungannya telah menipu mereka, hingga memangsa hati-hati mereka. Apakah dengan syahwat, yang menyerang melalui media; film-film atau sinetron-sinetron yang bertujuan merusak moral. Ataukah melalui jalan syubhat, yang mencekoki mereka siang dan malam.
=================
Jenis-Jenis Hati:

1- Hati Yang Ternoda
2-Hati Yang Suci
=================
Akan tetapi, sebelum kita masuk ke pembahsan, ada baiknya kita sertakan sebuah contoh, agar mempermudah pemahaman …

( Kilometer nol dari dealer )
Jika salah seorang dari kita ingin membeli mobil, tentu saja ia menginginkan mobil yang baru, yang kilometernya nol(yang belum terpakai dan mulus).

Coba difikirkan …
Seorang pemuda yang hendak menikah, maka hal terpenting yang dia cari adalah seorang istri yang belum pernah menjalin hubungan dengan lelaki sebelumnya. Dalam artian, hati wanitanya tidak ternoda.

Dan demikan pula seorang pemudi, menghendaki suaminya bukanlah orang yang menjalin hubungan cinta sebelumnya. Artinya, hatinya tidak ternoda.

Oleh karena itu, Putra-putriku … Tempatkan Allah, dan Allah saja dalam hati-hati kalian. Jaga dan gunakan hati kalian hanya untuk ketaatan kepada Allah.

Duhai putriku …
==========
Dengarkan nasehat dari seorang Ayah yang sangat menyayangimu, sangat menjagamu. Tidak ada seorang pun di atas bumi ini yang pantas untuk kau serahkan hatimu, kau tukarkan nama baikmu dan nama baik keluargamu hanya karenanya.

Betapa besarnya jerih payah seorang Ayah memenuhi segala kebutuhanmu, agar kau dapat hidup dengan layak?

Betapa besarnya jerih payah seorang Ayah demi engkau, agar dia bisa melihatmu menjadi pengantin, membawamu hingga ke pelaminan dengan kepala yang terangkat bangga?

Betapa dan betapa … yang pada akhirnya, engkau hanya akan menjadi sebab kesengsaraannya, dan kesengsaraan seluruh keluargamu.
Anakku, janganlah menjadi pemilik hati yang ternoda.

Duhai putraku …
=========
Berhentilah sekarang juga dari kesia-siaan dengan mempermainkan wanita. Ketahuilah, Allah telah memberikan begitu banyak fasilitas kepada kita, untuk dipergunakan dalam keta’atan.

Saya bertanya kepadamu: Relakah engkau jika Ibumu yang diperlakukan demikian? Atau saudari wanitamu? Atau tantemu?

Ketahuilah, bahwa sebagaimana kamu memperlakukan, seperti itulah kamu diperlakukan.

Putraku, janganlah menjadi pemilik “Hati yang ternoda”

Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam:

أَلا وإِنَّ فِي الجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الجَسَدُ كُلُّهُ وإذَا فَسَدَت فَسَدَ الجَسَدُ كُلُّهُ أَلا وَهيَ القَلْبُ.“ رواه البخاري ومسلم

“Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika segumpal daging itu baik, maka akan baik seluruh tubuh manusia, dan jika segumpal daging itu buruk, maka akan buruk seluruh tubuh manusia, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim).

===================

Penerjemah : Ummu Faari’

@Senin, 19 Rabiul Awwal 1438 H|19 Desember 2016 M
________________

Dapatkan tulisan hikmah lainnya di;
FP: Dhee AR
FB: Ummu Faari’ AR(Dhee AR)
IG: dheeanaar
Line: Dhee~Ar
Path: Dhee Ar
Telegram: Dhee~AR
Tweeter: ufaari83
Blog: www.qurratayun.blogspot.com
Web: http://mim.or.id/

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.