بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Kisah sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, yang bernama Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu dimana beliau adalah sahabat yang mulia yang andaikan seluruh amalan ummat manusia dikumpulkan diletakkan pada suatu timbangan dan amalan Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu diletakkan pada timbangan yang lain maka amalan beliau melebihi beratnya amalan seluruh ummat.

Beliau adalah sahabat yang paling dicintai oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Suatu ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menugaskan sahabat Amru bin ‘Ash Radhiyallahu anhu untuk memimpin pasukan Dzatus Salasil, maka ia pun menghampiri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan bertanya :

أَيُّ النَّاسِ أَحَبُّ إِلَيْكَ؟ قَالَ : عَائِشَةُ، فَقُلْتُ : مِنَ الرِّجَالِ؟ فَقَالَ : أَبُوهَا، قُلْتُ : ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: ثُمَّ عُمَرُ بْنُ الخَطَّابِ, فَعَدَّ رِجَالًا

Siapakah orang yang paling engkau cintai? Beliau Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Aisyah”, Aku bertanya:”(Maksudku) dari kaum laki-laki?”, Beliaupun menjawa:”Ayahnya (yaitu Abu Bakar)”, Aku bertanya lagi:”Kemudian siapa lagi?”, Beliau menjawab:”Umar bin Khattab”, Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan beberapa orang yang dicintainya“. (HR. al-Bukhari, no. 3662, Muslim, no. 2384).

Beliau adalah sahabat yang pertama kali beriman kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dari kalangan lelaki yang membenarkan semua risalah yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sehingga diberi gelar As Siddiq.

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam kembali dalam perjalanan isra dan miraj dalam separuh malam perjalanan dari masjidil haram ke masjidil aqso kemudian setelah itu beliau diangkat kelangit dan beliau melakukan hal tersebut pada separuh malam, kemudian orang – orang kafir yang selama itu berusaha menghalangi dakwah Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan berbagai cara mendapatkan senjata yang ampuh untuk meyakinkan masyarakat dan penduduk kota makkah terutama bagi orang – orang yang masih lemah keimanannya, orang kafir membuat siasat agar penduduk makkah tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dan terbukti ampuh banyak diantara mereka yang murtad dengan berita tersebut.

Namun lihatlah bagaimana Abu Bakar As Siddiq ketika telah sampai khabar tersebut kepada beliau:“Bahwa sesungguhnya sahabatmu Muhammad mengklaim dan mengaku bahwa dia diperjalankan semalam dari masjidil haram ke masjidil aqso kemudian diangkat kelangit kemudian dia telah kembali lagi, dia benar – benar gila“, orang quraisy ini berharap agar Abu Bakar As Siddiq termakan dengan hasutan mereka, akan tetapi Abu Bakar As Siddiq kemudian mengatakan bahwasanya :”Jika dia mengatakannya saya percaya sungguh aku telah mempercayainya dari sesuatu yang besar dari itu yaitu wahyu yang diturunkan kepada beliau”.

Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu adalah sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang paling mulia beliau adalah manusia yang paling mulia setelah Nabi – Nabi Allah Subhanahu wata’ala, dizaman ke khalifahan Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu beliau mengangkat Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu sebagai hakim di kota madinah namun apa yang terjadi setelah beliau menjabat selama setahun pada kekhalifahan Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu, beliau datang kepada Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu untuk meminta pengunduran diri dari jabatan yang diberikan oleh Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu.

Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu kemudian berkata kepada Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu:”Apakah pekerjaan ini berat wahai umar sehingga engkau berhenti dari pekerjaan tersebut”, kemudian Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu berkata:”Tidak wahai khalifah Rasulillah, akan tetapi orang – orang tidak butuh kapada saya wahai Abu Bakar, orang – orang tidak butuh dengan pengadilan, tidak ada orang datang kepada saya berselisih dan bersengketa (tidak ada yang saya kerja karena tidak ada orang yang datang mengadu, berselisih dan bersengketa).  Karena setiap mereka tahu apa kewajiban dan hak – hak mereka dan mereka tidak meminta melebihi dari hak mereka dan mereka juga tahu apa kewajibannya dan mereka juga tidak melalaikan untuk memenuhi kewajibannya tersebut, sebagian mereka lebih cinta kepada saudaranya dari pada cinta kepada diri mereka sendiri, jika ada diantara mereka tidak terlihat mereka saling mencari, jika mereka sakit semuanya menjenguknya, jika ada diantara mereka yang miskin semuanya membantunya”.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berkata:”Sesungguhnya saya hanyalah manusia biasa dan kalian berselisih kepadaku dan boleh jadi ada diantara kalian ada yang lebih pandai beretorika dan membela diri dan barangsiapa yang saya menangkan untuknya dan dia mengambil hak dari saudaranya padahal dia tahu bahwasanya dia salah maka silahkan ia persiapkan dirinya untuk mengambil api di dalam neraka”,

Umar Radhiyallahu ‘anhu pernah berkata:”Sesungguhnya wanita – wanita itu telah tidak mampu melahirkan seperti dirimu wahai Abu Bakar”.

Umar Radhiyallahu ‘anhu selalu berusaha untuk menyaingi Abu Bakar As Siddiq dalam kebaikan, ketaatan dan ibadah. Adapun kita selalu bersaing dalam urusan dunia sedangkan urusan akhirat kita zuhud dan saling mempersilahkan, padahal Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

Berlomba-lombalah dalam kebaikan”. (QS. Al Baqarah: 148).

Pernah Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam mengajak para sahabat untuk bersedekah untuk suatu keperluan yang mendesak pada waktu itu, Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata:”Hari ini saya akan mengalahkan Abu Bakar (hal ini bukan merupakan hasad dan iri yang tercela_penj), Umar Radhiyallahu ‘anhu kemudian mengambil separuh hartanya lalu membawanya kehadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya:”Apa yang engkau tinggalkan untuk keluargamu wahai Umar, Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata:”Masih ada separuhnya ya Rasulullah”,  Lalu Abu Bakar As Siddiq datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam membawa seluruh hartanya, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya:”Apa yang engkau sisakan untuk keluargamu wahai Abu Bakar”, Abu bakar Radhiyallahu ‘anhu berkata:”Saya tinggalkan untuk mereka Allah dan Rasulnya”,

Pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah ini adalah bagaimana kita berusaha untuk mencontoh mereka walaupun kita tidak mampu persis dengan mereka, Karena mencontoh mereka para salaf adalah sebuah keberuntungan walaupun kita tidak mampu mencontoh mereka setiap saat akan tetapi bagaimana kita bisa mencontoh mereka walaupun sekali kali, Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya”. (QS. Ali Imran: 92). Berikan yang terbaik yang kita miliki dijalan Allah Subhanahu wata’ala.

Abu Bakar As Siddiq ketika diangkat menjadi khalifah diawal pidato beliau ketika diangkat menjadi khalifah, beliau berkata:”Sesungguhnya aku telah mendapatkan jabatan sebagai khalifah padahal aku bukan orang yang terbaik diantara kalian, patuhi saya jika saya berada dalam kebenaran dan adapun jika saya keliru maka luruskanlah aku dan tidak ada ketaatan kalian kepadaku, sesungguhnya orang yang paling kuat disisiku adalah orang yang  lemah sampai saya mengambil haknya untuknya dan saya berikan kepadanya dan orang yang paling lemah diantara kalian adalah orang yang kuat mengambil hak saudaranya”.

Wallahu A’lam Bish Showaab


Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Senin, 30 Jumadil Awal 1438 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

Instagram : https://www.instagram.com/markaz_imam_malik/

ID LINE : mim.or.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.