mim.or.id – Kabar membanggakan datang dari Pesantren Qur’an MIM. Pasalnya, seorang santri bernama Muhammad Hadziq Ahsan, yang saat ini duduk di kelas XI A, berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.
Santri asal Makassar ini menunjukkan dedikasi, ketekunan, dan semangat tinggi dalam menempuh perjalanan menghafal Al-Qur’an sebuah proses yang tidak mudah dan membutuhkan konsistensi serta kesungguhan luar biasa.
Baca Juga: Memahami Hikmah di Balik Doa yang Belum Dijawab
Pencapaian ini juga mendapat apresiasi dari Ustadz Muhtadi Akbar yang menyampaikan rasa syukur dan harapannya atas keberhasilan tersebut.
“Alhamdulillah telah lahir Hafizh Qur’an. Semoga senantiasa istiqamah dalam menjaga, mengamalkan, dan mendakwahkan Al-Qur’an, serta menjadi cahaya dan manfaat bagi agama Islam dan kemaslahatan umat”, ujar kepala Pesantren Qur’an MIM itu.
Prestasi Muhammad Hadziq Ahsan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi pesantren dan masyarakat.
Baca Juga: Khutbah Jum’at: Lanjutkan Kebaikanmu! (Edisi 110, 6 Syawal 1447 H)
Diharapkan, keberhasilan ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih luas dalam menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan umat.
Semoga semangat dan perjuangan yang telah ditunjukkan dapat terus terjaga, serta menjadi teladan bagi banyak orang untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.



