Pertanyaan:

Ustadz, orang tua saya tahun lalu ada masalah keluarga dengan tanteku dan saya pun dilarang berkunjung ke rumahnya, bagaimana sikap saya ustadz karena orang tua saya katakan:”kalo kau kesana tanpa izin dari saya, saya gelap dialam kubur”.

Jawab:

Tentu kita tidak boleh memutus tali silaturrahim karena memutuskan tali silaturrahim itu dilaknat, Allah berfirman di dalam Al-Qur’an:

  فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ تَوَلَّيْتُمْ أَنْ تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ (٢٢) أُولَئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَى أَبْصَارَهُمْ (٢٣) أَفَلا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا (٢٤

“Maka apakah sekiranya kamu berkuasa, kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan. Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah dan dibuat tuli (pendengarannya) dan dibutakan penglihatannya, Maka tidakkah mereka menghayati Al Quran, ataukah hati mereka sudah terkunci . (QS. Muhammad: 22-24).

Jadi orang yang memutus silaturrahim dilaknat oleh Allah, dibutakan matanya, ditulikan telinganya dan dikunci mati hatinya.

Kita tahu bahwasanya ini adalah perintah yang tidak boleh ditaati walaupun orang yang memerintahkan kita adalah orang tua, Allah berfirman:

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. Lukman: 15).

Olehnya tugas kita yang sudah mengenal hukumnya dan sudah mempelajari islam adalah menjelaskan kepada orang tua, jangan menasehatinya pada saat dia emosi biarkan ia meluapkan emosinya, beberapa hari kemudian ia sudah mulai tenang kemudian kita berusaha mendamaikan mereka bahkan berdusta untuk mendamaikan keduanya apalagi yang masih ada hubungan kekerabatan dengan kita maka ini sangat disyariatkan, misalkan:

Kita sampaikan kepada orang tua kita:”Mama saya kemarin ketemu dengan tante dia sangat rindu bertemu tetapi dia malu – malu jangan sampai kita tidak maafkan dia”, kemudian kita telepon tante kita dengan berkata:”tante, mama saya mencari anda, selalu menangis setiap malam, nama tante yang selalu ia sebut”, ini adalah contoh yang bagus mendamaikan orang yang berselisih. Allah berfirman:

لاَّ خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِّن نَّجْوَاهُمْ إِلاَّ مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلاَحٍ بَيْنَ النَّاسِ

“Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia”. (QS. An-Nisa’ : 114).

Jangan malah mengompor – ngompori tetapi harus berusaha mendamaikan, ini yang harus kita lakukan namun pada saat ibu kita emosi dan murka ketika kita ke rumah tante maka tahan dulu, sampai menunggu momen yang tepat, seperti lebaran dan seterusnya.

Pertanyaan ini mirip dengan pertanyaan yang pernah disampaikan kepada salah seorang syaikh, penanya berkata:”Ya Syaikh bagaimana hukumnya seorang anak yang dimintai bantuan oleh bapaknya untuk nikah lagi, (jadi bapaknya tidak punya uang dan anaknya kaya raya dan ayahnya mau menikah lagi (Poligami)_Penj)”, syaikh menjawab:”Bantu bapakmu tetapi jangan beritahu ibumu, karena jika engkau beritahu ibumu engkau bisa durhaka kepadanya dan engkau sakiti hatinya”, Kita pandai – pandai untuk mendamaikan dan mencari solusi serta jalan keluarnya.

Wallahu a’lam Bish Showaab 


Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Senin, 06 Jumadil Akhir 1439 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

Instagram : https://www.instagram.com/markaz_imam_malik/

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.