بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Adapun yang engkau lihat berada di dalam kobaran api yang bagian bawahnya luas dan bagian atasnya sempit didalamnya ada lelaki dan perempuan yang telanjang yang ketika api berkobar mereka kemudian terhimpit keatas dan ketika api itu meredup mereka dihempas kebawah begitu terus sampai hari kiamat mereka adalah para pezina dulu di dunia.

Di zaman ini fitrah manusia mulai terbalik, sekarang orang menggiring opini bahwasanya selama lelaki dan perempuan suka sama suka maka boleh dan yang membolehkannya banyak yang memujinya, jangankan itu bahkan sampai – sampai seperti LGBT mau dibela, salah satu partai dengan terang – terangan mengatakan:”Berikan hak – hak mereka”, partai apa saja yang membela LGBT maka haram hukumnya memilih partai atau calon dari partai tersebut walaupun orangnya sangat baik bahkan sekalipun ia berasal dari keluarga dekat karena sama saja kita saling tolong-menolong dalam keburukan.

Mengapa dicampur antara lelaki dan perempuan dalam azab tersebut karena dulu di dunia mereka bercampur baur dan tidak ada batasan, mengapa bagian bawahnya berkobar – kobar karena mereka berlezat – lezat dengan yang haram dulu di dunia makanya itulah balasan setimpal yang mereka dapatkan nanti dialam kuburnya sampai hari kiamat, oleh karena itu islam melarang kita mendekati zina sebagaimana firman Allah:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al-Isra: 32).

Ayat ini mengharamkan yang disebut khalwah (berdua -duaan) dengan yang bukan mahram, diharamkan yang namanya al muasafaha, berjabat tangan dengan yang bukan mahram, diharamkan yang disebut dengan tabarruj (wanita yang berhias berlelbihan kemudian keluar dari rumahnya mengundang fitnah) diharamkan memandang yang haram dan kita diperintah untuk menundukkan pandangan semua ini adalah perbuatan agar kita tidak terjatuh pada zina. Olehnya kita harus selalu menjaga diri kita dengan baik, Sebuah kisah yang disebutkan  oleh ulama tafsir seperti Imam at Thabari, Imam Ibnul Jauzy dan Imam Ibnul Qayyim ketika menjelaskan ayat pada firman Allah Subhanahu wata’ala:

كَمَثَلِ الشَّيْطَانِ إِذْ قَالَ لِلْإِنْسَانِ اكْفُرْ فَلَمَّا كَفَرَ قَالَ إِنِّي بَرِيءٌ مِنْكَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ

(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) syaithan ketika dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta Alam“.(QS. Al-Hasyr : 16).

Dikisahkan bahwa dizaman dahulu ada seorang sholeh beribadah kepada Allah Subhanahu wata’ala selama 70 tahun lamanya yang tidak pernah sekalipun bermaksiat kepada Allah Subhanahu wata’ala secara zhahir ia bernama Barsisa memiliki tempat ibadah yang khusus untuk bertakarrub kepada Allah Subhanahu wata’ala.

Se zaman dengan Barsisa ada 3 orang pemuda (sebagian riwayat mengatakan dia adalah anak raja atau anak seorang pembesar yang telah meninggal dunia_penj) dan ketiga pemuda ini memiliki adik yang masih gadis, ketiga pemuda ini adalah orang – orang sholeh mereka bertiga hendak keluar bersamaan untuk sebuah kepentingan yang mendesak  (ada yang mengatakan untuk jihad fisabilillah) namun mereka diperhadapkan pada sebuah masalah siapa yang menjaga anak gadis mereka.

Mereka kemudian berdiskusi akhirnya salah satu dari mereka berkata:”kita titip pada seorang  ahli ibadah yang sholeh disana ia akan aman yaitu Barsisa”, akhirnya mereka mendatangi Barsisa dan berkata:”Ya Barsisa kami hendak keluar untuk keperluan yang sangat penting tolong jaga adik kami”, Barsisa kemudian berkata:”Nauzubillah bagaimana saya bersama dengan seorang wanita”. ketiga pemuda kemudian berkata:”Ya Barsisa tidak ada orang lain yang kami amanahkan atau kami akan membuatkan sebuah tempat untuk adik kami dibelakang tempat ibadahmu kami hanya meminta anda membawakan makanan setiap hari untuknya letakkan di depan pintunya kemudian tinggalkan”. Barsisa kemudian mengatakan:”Kalau begitu boleh“.

Berangkatlah ketiganya dan adiknya yang masih gadis ditinggal dibelakang rumah ibadahnya Barsisa, setiap hari Barsisa mengantarkan makanan untuknya diletakkan di depan pintu rumahnya kemudian ia meninggalkannya hal demikian dilakukan Barsisa dalam waktu yang begitu lama lalu syaithan kemudian mulai menggodanya dengan berkata kepada Barsisa:”Ya Barsisa apakah engkau tidak kasihan pada gadis itu cobalah beri salam kepadanya hanya sekedar untuk mendengarkan suaranya  dia begitu kasihan sudah lama kesepian agar engkau juga mengetahui bahwa dia dalam keadaan sehat”, akhirnya Barsisa mengatakan:”Baiklah“, ia kemudian membawakan makanan tersebut sambil memberi salam kepada wanita tersebut setelah mendengarkan suara dan kabarnya Barsisa kemudian pergi“ hal inipun lalukan setiap hari.

Syaithan kemudian datang lagi dan berkata:” Ya Barsisa ini bisa menimbulkan fitnah ketika engkau berbicara dengannya dari  balik pintu, orang kemudian akan berkata ketika melihatmu:”Barsisa ini ahli ibadah kemudian berbicara dengan seorang wanita dibalik pintu, lebih baik masuk Barsisa tidak ada yag lihat”, Barsisa mengatakan:”betul juga”, Barsisa kemudian mulai mengetuk pintu dan memberi salam kemudian masuk mengantarkan makanan sekedar bicara setelah itu ia keluar lagi.

Syaithan terus bersabar, Barsisa kemudian kembali ketempat ibadahnya dan mulai rusak konsentrasinya dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wata’ala, akhirnya yang terjadi selanjutnya adalah sesuatu yang tidak di inginkan oleh Barsisa sebelumnya, akhirnya terjadilah perzinahan dan setelah berzina wanita tersebut hamil dan dia melahirkan seorang bayi.

Syaithan kemudian datang lagi dan berkata:”Ya Barsisa, apakah engkau merasa aman dengan bayi itu, nanti saudaranya akan datang dan mengetahui hal tersebut maka engkau akan dibunuh maka dari itu bunuh bayinya”. Akhirnya bayi tersebut dibunuh oleh Barsisa.

Syaithan datang lagi dan berkata:”Ya Barsisa, apakah engkau merasa aman dari wanita itu nanti dia akan beritahu kepada saudaranya tentang perbuatanmu dan engkau akan dibunuh, maka dari itu bunuh dia”. akhirnya Barsisa membunuh wanita tersebut dan ia kuburkan ditempat yang sama dengan bayinya.

Setelah ketiga orang pemuda tersebut kembali dari hajatnya mereka datang untuk menjemput adiknya, Barsisa kemudian berkata dengan nada sedih:”Adik kalian sakit sehingga ia meninggal dunia kuburannya ada disana“, ketiga lelaki ini kemudian percaya kepada Barsisa Karena  kesholehannya yang tidak memungkinkan baginya untuk berdusta, akhirnya ketiga lelaki ini kembali kerumahnya dalam keadaan  bersedih, ketika mereka istrahat dan tidur akhirnya syaithan masuk dalam mimpi mereka dan menyampaikan kejadian yang sebenarnya mereka kemudian kembali ketempat tersebut dan menggali kubur adiknya dan ternyata ia melihat jazad bayi yang ada dekat adiknya, akhirnya mereka kemudian mengatakan:”Apa yang kita lihat dalam mimpi tersebut benar”. Mereka kemudian mengikat Barsisa ditiang gantungan.

Syaithan kemudian datang lagi dan menawarkan bantuan kepada Barsisa dengan berkata:”Ya Barsisa, Apakah engkau tahu siapa saya” , Barsisa kemudian berkata:”Ya, engkau adalah Iblis disebabkan karena engkau aku diperlakukan seperti ini”, Iblis kemudian berkata:”Karena saya yang menggelincirkanmu maka saya juga yang akan menyelamatkanmu  ya Barsisa”, Barsisa kemudian bertanya:”Bagaimana caranya.?”, Iblis kemudian berkata:”Kafirlah engkau kepada Allah dan sujudlah kepadaku sekali saja”, Akhirnya ketika Barsisa sujud kepada iblis”, Iblis kemudian berkata:”Saya berlepas diri darimu dan saya juga takut kepada Allah Subhanahu wata’ala”. Barsisa kemudian meninggal dalam keadaan syirik kepada Allah Subhanahu wata’ala.

Maka dari itu mari kita menjaga sholat dengan baik karena sholat itu yang akan menjaga kita, siapa yang menjaga sholat maka sholat akan menjaganya InsyaAllah.

Wallahu A’lam Bish Showaab



Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Senin, 01 Muharram 1439 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.