بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Nabi Yunus ‘Alaihissalam ketika beliau berada dalam perut ikan beliau berada dalam 3 kegelapan:

  1. Kegelapan perut ikan
  2. Kegelapan malam
  3. Kegelapan laut

Laut ketika berada dalam kedalaman 60 meter kata sorang ahli peneliti sudah tidak mampu lagi seseorang atau mahkluk melihat ditempat tersebut, oleh karenanya dalam kedalam laut yang seperti demikian Allah Subhanahu wata’ala membekali  sebagian makhluknya yang ada dilaut dengan cahaya  lampu yang bersinar sendiri,

Pernah salah seorang ahli non muslim yang meneliti tersebut  ia mengatakan bahwasanya di kedalaman sekian ada tempat yang tidak bisa ditembus oleh cahaya, kemudian disampaikanlah kepada seorah ahli peneliti tersebut bahwa hal tersebut telah disebutkan didalam Al-Qur’an. Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

أَوْ كَظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ سَحَابٌ ۚ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَا أَخْرَجَ يَدَهُ لَمْ يَكَدْ يَرَاهَا ۗ وَمَنْ لَمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُ نُورًا فَمَا لَهُ مِنْ نُورٍ

“Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.” (QS. An Nur :40).

Bahkan tangan yang kita miliki tidak mampu melihatnya ditempat tersebut karena gelapnya. setelah disampaikan kepada seorang ahli tersebut ia kemudian mengataka:”Tidak mungkin ini datangnya dari Muhammad yang tinggal digunung zahrah yang tidak pernah melihat laut, ini pasti datangnya dari Allah, akhirnya ia masuk islam”. Hal ini pula yang dialami oleh Nabi Yunus ‘Alaihissalam dimana belaiu berada dalam 3 kegelapan sebagaimana telah disebutkan, dan tidak ada yang mengetahui kondisi dan keadaannya pada waktu itu kecuali Allah Subhanahu wata’ala bahkan malaikat sendiri tidak mengetahui hal tersebut,

Ketika yunus Berdoa kepada Allah:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

“Tidak ada Tuhan yang sebenarnya disembah melainkan engkau, ya Allah. Maha Suci engkau, sesungguhnya aku adalah dari orang yang membuat zalim.”

Malaikat kemudian mengatakan:”Ya Rabb suara ini kami kenal tapi kami tidak mengetahui dimana ia berada”, Allah mengatakan:”Ini suara hambaku Yunus ia berada dalam seekor  perut ikan“.

Malaikat mengatakan:”Ya Rabb apakah engkau tidak menyelamatkannya”, Allah Subhanahu wata’ala mengatakan:”Segera aku menyelematkan”, Allah Subhanahu wata’ala kemudian mewahyukan ilham kepada ikan tersebut untuk membawa Nabi Yunus ‘Alaihissalam kepermukaan laut  dan beliau dikeluarkan ditepi pantai sebagaimana kisah yang disebutkan didalam Al-Qur’an.

Wallahu A’lam Bish Showaab


Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Sabtu, 25 Rajab 1438 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

Instagram : https://www.instagram.com/markaz_imam_malik/

ID LINE :  http://line.me/ti/p/%40nga7079p

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.