Resume Materi Ta’lim Senin Malam (7/3)

Ta'lim MIM
Ust. H. Harman Tajang, Lc., M.H.I

Hadits dari sahabat Al-Baraa bin ‘Aazib berkata kami keluar bersama Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengantar jenazah seorang lelaki dari kaum anshar. Ketika kami tiba di kuburan dan jenazah telah dimasukkan dalam lahatnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk dan kami duduk di sekitar beliau dan di tangan Nabi ada tongkat yang kecil yang beliau tusukkan ke bumi dan berkata “berlindunglah kalian semua kepada Allah dari adzab kubur” (2 atau 3 kali beliau mengucapkan ini) kemudian belaiu melanjutkan sesungguhnya seorang hamba yang beriman ketika telah terputus bagiannya dari dunia ini dan ia hendak kembali ke akhirat maka, turunlah kepadanya malaikat dari langit dengan wajah yang berseri-seri seperti matahari mereka membawa kafan dari surga sampai malaikat-malaikat itu duduk dan mereka dapat dilihat sepanjang mata memandang.

Kemudian datanglah malaikat maut dan ia duduk di dekat kepalanya ia berkata, wahai ruh yang baik keluarlah engkau untuk mendapatkan ampunan dan keridhoan dari Tuhanmu. Nabi kemudian berkata keluarlah ruh itu seperti air yang menetes dari mulut sebuah cerek dan malaikat itu mengambilnya dan mereka akan menjaganya. Kemudian mereka akan membawa ruh itu ke atas langit dan tidaklah mereka melewati sekelompok malaikat yang ada di langit melainkan ruh itu disambut untuk diantar ke tingkat berikutnya. Kemudian ia tiba di langit ke 7 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman tuliskanlah kitab hambaku ini di ‘illiyyin dan kembalikanlah ia ke bumi karena Aku telah menetapkan bahwasanya dari bumilah mereka diciptakan dan kepadanyalah mereka dikembalikan dan disanalah mereka akan dikeluarkan di hari kiamat. Nabi kemudian berkata dikembalikanlah ruhnya ke dalam jasadnya dan ia didatangi oleh dua malaikat. Kedua malaikat itu bertanya kepadanya siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Dan apa yang engkau katakan tentang seorang laki-laki yang diutus kepada kalian? Orang yang beriman akan menjawab Tuhanku ialah Allah. Apa agamamu? Maka dia akan menjawab adalah islam dan laki-laki yang diutus kepada kami adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan setelah ia menjawab dengan jawaban yang benar. Maka, ia akan diseru dari langit. Allah mengatakan sungguh apa yang dikatakan hambaku adalah benar bukakan untuknya jalan menuju ke surga dan kenakan untuknya pakaian yang didatangkan dari surga, bukakanlah untuknya pintu menuju ke surga. Kemudian ia didatangi lelaki yang tampan menggunakan pakaian yang indah dan bau yang harum kemudian ia berkata berbahagialah hari ini, ini adalah hari yang dulu dijanjikan kepadamu di dunia. Ketika dia bertanya siapa engkau? Lelaki tersebut menjawab aku adalah amalan-amalan sholeh yang dulu engkau kerjakan di dunia. Kemudian Nabi mengatakan adapun golongan yang kedua adalah orang yang kafir kepada Allah. Dia telah terputus jatahnya di dunia dan dia akan kembali ke negeri akhirat maka turunlah kepada malaikat dari langit yang memiliki wajah yang mengerikan dan datanglah malaikat maut dan duduk di dekat kepalanya dan berkata wahai ruh yang buruk keluarlah engkau untuk mendapatkan kemurkaan dari tuhanmu dan kemarahan dariNya dan ruhnya dengan paksa sebagaimana besi panas yang ditarik dari di tengah kapas yang basah kemudian malaikat yang lain mengambil ruhnya dan membungkusnya dengan kain kafan dari neraka dan keluarlah bau yang sangat busuk yang pernah ada di dunia kemudian dibawa ke langit dan taka da seorang malaikatpun yang melihatnya melainkan …. Seluruh pintu-pintu langit akan ditutup kemudian akan dikatakan bahwa ini ruhnya fulan ibn fulan disebutlah namanya yang paling buruk yang pernah ia miliki di dunia sampai kemudian ia tiba di langit dunia, malaikat meminta pintu langit dibukakan untuknya tapi tidak dibukakan. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam me,bacakan firman Allah Ta’ala orang yang mendustakan ayat-ayat kami dan menyombongkan diri tidak akan dibukakan untuknya pintu-pintu langit dan ia tidak akan dimasukkan ke dalam surga kecuali ada unta yang mampu melewati lubang jarum. Tuliskanlah kitab hambaku pada kitab sijjin di bumi paling rendah kemudian ruhnya dicampakkan di bumi. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mebacakan firman Allah ta’ala yang artinya barang siapa yang mempersekutukan Allah maka seakan-akan ia dicampakkkan dari langit kemudian ia dipatuk oleh burung atau diterbangkan oleh angin yang sangat jauh. Dikembalikan ruhnya ke dalam jasadnya dan ditanya oleh dua malaikat dengan pertanyaan yang sama namun jawabannya haa …. Haa, saya pernah mendengar perkataan seperti ini dan seperti itu.

Golongan pertama adalah orang yang beriman yang setelah mendapatkan nikmat kubur ia berkata Ya Allah segerakan datangnya hari kiamat. Ia meminta untuk disegerakan karena nikmat yang ia dapat di dalam kubur seperti itu apalagi kenikmatan sempurna yang ada dalam jannah

Golongan kedua adalah orang kafir yang telah melihat adzab kubur ia berkata Ya Allah janganlah Engkau menyegerakan hari kiamat. Karena mereka telah mengetahu bahwa adzab yang menantinya lebih dahsyat

Yang memberikan keteguhan kepada kita untuk mudah menjawabnya adalah Allah subhanahu wa ta’ala.

Bagaiman perjalanan Ruh selanjutnya???

Jangan lewatkan Ta’lim Pekanan setiap senin malam (Ba’da Maghrib – Isya) dengan Tema Silsilah kehidupan Serial Perjalanan Ruh Bersama Ust. H. Harman Tajang, Lc., M.H.I (Direktur Markaz Imam Malik) bertempat di Masjid Nurul Hikma, Jl. RSI. Faisal No. 14.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.