MIM_Makassar, Senin 13/02/17, Semua hari disisi Allah Subhanahu wata’ala adalah mulia sehingga tidak pantas kita menjadikan hari yang mulia disisi Allah Subhanahu wata’ala untuk melakukan maksiat dan dosa didalamnya sebagaimana setiap tanggal 14 februari sebagian kaum muslim merayakan Valentine Day sebagai Hari Kasih Sayang yang dibalut dengan maksiat dan perzinahan, padahal perayaan islam hanya ada 2 yang disyariatkan dan diridhoi oleh Allah Subhanahu wata’ala yaitu perayaan Idul Fitri dan perayaan Idul Adha, oleh karenanya jika ada perayaan selain 2 perayaan diatas maka bukan perayaan yang disyariatkan oleh islam, apalagi perayaan Valentine Day merupakan perayaan orang kafir yang bertentangan dengan ajaran islam karena didalamnya banyak pelanggaran yang menjurus kepada dosa dan maksiat. Oleh sebab itu solusi yang terbaik agar kita selamat dari dosa dan maksiat adalah dengan tidak merayakan perayaan orang kafir yaitu Valentine Day. Kemudian kepada orang tua hendaknya menjaga anaknya agar tidak ikut – ikutan dalam perayaan orang kafir tersebut karena salah satu yang menjadi sebab keluarga rusak dimata masyarakat adalah karena anak yang terjerumus kedalam dosa dan maksiat seperti perzinahan sehingga menimbulkan kehamilan karena orang tua yang tidak menjaga dan melarang anaknya untuk tidak ikut – ikutan dalam perayaan orang kafir.

Markaz Imam Malik menghimbau kepada kaum muslimin akan bahaya mengikuti perayaan Valentine Day dengan konsep pengajian yang diadakan di Masjid Nurul Hikmah Markaz Imam Malik dengan menghadirkan pemateri Pemerhati Remaja Ustadz Herman Hasyim, S.Pd, MM, Hafidzahullah dengan tema pembahasan”CINTA YANG TERNODAI“, dalam pengajian semalam dihadiri oleh kalangan anak-anak, remaja, pemuda sampai kepada orang tua, sehingga jama’ah yang hadir memadati masjid Nurul Hikmah, disela sela pengajian Ustadz Herman Hasyim, S.Pd, MM, Hafidzahullah menyampaikan kepada jama’ah tentang bahaya hari Valentine Day beliau membawakan kisah Valentine Day dengan mengatakan:”Ada seorang prajurit roma yang beragama nasrani yang jatuh cinta dengan seorang anak bangsawan kemudian dia meninggalkan istana dan mencari pendeta untuk menikahkannya namun tidak satu orang pun pendeta yang mau menikahkannya, namun kemudian ada seorang pendeta yang berani yang bernama santo valentino, setelah wanita dinikahkan dengan seorang prajurit tersebut raja mengetahui maka pada tanggal 14 februari Santo Valentino dihukum pancung oleh raja dan hari kematiannya itulah yang diperingati sebagai hari kasih sayang“.  Simak pembahasan videonya di :http://mim.or.id/video-sejarah-valentines-day/

Dokumentasi Pengajian Cinta Yang Ternodai MIM

Ustadz Herman Hasyim. S.Pd, MM menyampaikan materi
Ustadz Herman Hasyim. S.Pd, MM menyampaikan materi
Jama'ah yang hadir pengajian
Jama’ah yang hadir pengajian
jama'ah memadati masjid
jama’ah memadati masjid
Jama'ah yang hadir pengajian
Jama’ah yang hadir pengajian
jama'ah menyimak Pemateri
jama’ah menyimak Pemateri
jama'ah memadati masjid
jama’ah memadati masjid
Jama'ah yang hadir pengajian
Jama’ah yang hadir pengajian
jama'ah mendengarkan pemateri
jama’ah mendengarkan pemateri
santri mencatat materi
santri mencatat materi
Jama'ah mengikuti majelis ilmu
Jama’ah mengikuti majelis ilmu
Jama'ah menyimak diteras masjid
Jama’ah menyimak diteras masjid
Jama'ah menyimak diteras masjid
Jama’ah menyimak diteras masjid

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.