Potong Kuku Saat Haid, Mitos yang Diyakini Kebenarannya

Sebagian masyarakat beranggapan tidak boleh memotong kuku saat wanita sedang dalam kondisi tidak suci, seperti haid atau junub. Pemahaman seperti ini diteruskan turun temurun dan menjadi mitos yang diyakini kebenarannya.

Dalam Islam tidak ada satu pun dalil yang melarang memotong kuku saat seseorang haid atau pun keadaan junub.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ketika ditanya perihal ini, beliau menjawab:

“Sementara saya belum pernah mengetahui adanya dalil syariat yang memakruhkan potong rambut dan kuku, ketika junub. Bahkan sebaliknya, Nabi shallallahu `alaihi wa sallam menyuruh orang yang masuk islam, “Hilangkan darimu rambut kekufuran dan berkhitanlah.” Beliau juga memerintahkan orang yang masuk Islam untuk mandi. Dan beliau tidak memerintahkan agar potong rambut dan khitannya dilakukan setelah mandi. Tidak adanya perintah, menunjukkan bolehnya potong kuku dan berkhitan sebelum mandi…”

Islam agama yang menganjurkan kebersihan, bahkan dalam kondisi tidak suci sekali pun. Wallahu a`lam.

Penulis: Ketua Divisi Muslimah Markaz Imam Malik Rosdiana AR, S.Pd.I.,  Lc., M.Pd.I

Sumber : www.harianamanah.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *