بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Jika engkau hendak memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah

Dalam sholat kita membaca:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan”. (QS. Al-Fatihah : 05). 

Dahulu ketika seorang ulama menulis buku ia memiliki penulis khusus yang tulisannya indah yang dibayar dan disewa untuk menuliskan kembali buku yang telah selesai ia tulis,  Imam Ibnu Jauzi memiliki 3 jenis tulisan yang pertama beliau bisa membaca tulisannya dan orang lain bisa membacanya, yang kedua beliau bisa baca dan tidak bisa dibaca oleh orang lain dan yang ketiga beliau tidak bisa membacanya dan juga tidak bisa dibaca oleh orang lain,

Salah seorang ulama tafsir yang bernama imam As Syaukani Rahimahullah ketika beliau selesai menulis buku tafsirnya beliau ingin mencetaknya untuk memperbanyak buku tafsirnya dan membutuhkan dana, beliau mendengar kabar ada salah seorang dermawan disebarang sungai yang kebiasaannya membantu orang – orang yang ingin dituliskan bukunya, beliau menyewa perahu untuk berangkat menemui orang tersebut, ditengah jalan ada penumpang yang naik dia bertanya:“Siapa anda”, beliau menjawab:“As Syaukani”, ia bertanya lagi:”As Syaukani ahli tafsir”, ia berkata:”Benar”, ia bertanya lagi:”Mau kemana anda”, beliau menjawab:”Saya punya buka tafsir yang selesai saya tulis dan saya mau pergi minta tolong kepada salah seorang dermawan untuk menggandakan”, orang ini kembali bertanya:”Baik, tapi tolong kabarkan kepadaku, anda salah seorang mufassir, apa tafsiran firman Allah:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan”. (QS. Al-Fatihah: 5).

Imam As Syaukani faham bahwa orang tersebut menyindirnya, Akhirnya Imam As Syaukani berkata kepada pemilik perahu:”Kembalikan saya”, beliau tidak jadi pergi ke tempat itu, ketika beliau sampai dirumahnya baru 3 hari setelah kejadian tersebut beliau kemudian muhasabah dan tawakkal kepada Allah tiba – tiba datang utusan dari sang dermawan tersebut kemudian mengetuk pintu rumah Imam As Syaukani dan bertanya:”Saya dengar anda memiliki buku tafsir”, beliau berkata:”Benar”, ia berkata:”Tuan saya mau melihatnya”, akhirnya diberilah buku itu dan ketika dilihat oleh tuannya, tuannya kagum, kemudian dicetak dan diperbanyak bahkan aslinya diberikan hamparan emas pada sampulnya. Jadi ketika seseorang bergantung kepada Allah maka Allah akan membuat makhluk datang dan berkhidmat kepadanya.

Ketahuilah, seandainya seluruh umat bersatu untuk memberimu suatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan andaipun mereka bersatu untuk melakukan sesuatu yang membahayakanmu, maka hal itu tidak akan membahayakanmu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering

Dalam potongan hadist diatas Rasulullah mengajarkan kepada Ibnu Abbas dan kepada kita tentang perkara tauhid. Jika aqidah kita kuat maka kita tidak akan takut kepada siapapun kecuali hanya kepada Allah Subhanahu wata’ala, dalam riwayat Tirmidzi Rasulullah menyampaikan bahwasanya apa yang telah ditakdirkan untukmu tidak akan ada yang mampu mengambilnya dan apa yang tidak ditakdirkan untukmu maka tidak akan ada yang mampu memberikannya, Allah telah mengatur segala sesuatunya sebelum langit dan bumi diciptakan 50.000 tahun lamanya dan semuanya telah dituliskan oleh Allah Subhanahu wata’ala di lauh mahfudz, semuanya telah ditetapkan oleh Allah apa yang akan terjadi sampai hari kiamat. Ketika kita berusia 4 bulan dalam rahim ibu kita maka diutuslah malaikat untuk menyampaikan beberapa hal yaitu: rezeki, ajal, pekerjan, amalan, bahagia, sengsara, seorang hamba dihari kemudian tidaklah dihisab dari sisi rezeki yang Allah berikan kepadanya, benar rezeki akan dipertanggung jawabkan akan tetapi kemuliaan seorang hamba tidak dilihat berapa bagian dari rezeki yang ia dapatkan dan berapa bagian rezeki yang Allah berikan kepada orang lain karena Allah Subhanahu wata’ala dialah yang membentangkan rezeki bagi seorang hamba dan menyempitkan rezeki sebagian yang lain.

Jibril pernah menyampaikan kepada Rasulullah bahwasanya tak satupun jiwa yang mati sampai ia telah menyempurnakan rezeki yang telah ditakdirkan untuknya, Allah yang menjamin rezeki kita sampai detik ini, sampai apa yang kita makan, minum, hidup, bernafas, dia yang menjaminnya begitupula dengan masa depan kita, jika demikian buat apa galau untuk masa depan, oleh karenanya fokus untuk hari ini dan biarkan masa depan itu datang dengan sendirinya, perencanaan boleh namun selebihnya tawakkal kepada Allah Subhanahu wata’ala. Tawakkal bukan berarti memahami takdir telah ditentukan oleh Allah Subhanahu wata’ala kemudian duduk berpangku tangan, bukan itu yang dimaksud akan tetapi berusahalah, keluarkan segala potensi yang kita miliki selebihnya tawakkal kepada Allah Subhahahu wata’ala,

Rasulullah melarang kita untuk berkata seandainya karena kata seandainya membuka pintu syaithan tetapi katakan:”Qadarullah masyataf’al (Takdir Allah dan Allah berkehendak dari segala apa yang ia inginkan), boleh jadi apa yang kita inginkan dan cita – citakan tidak kita dapatkan namun dibalik itu ada hikmah yang diinginkan oleh Allah Subhanahu wata’ala, olehnya hamba yang beriman dengan takdir Allah ia akan senantiasa berprasangka baik kepada Allah Subhanahu wata’ala, adapun orang yang tidak beriman dengan takdir ketika ia bercita – cita dengan sesuatu dan dia tidak mendapatkannya maka dia akan menganggap dirinya paling celaka bahkan dia menghujat dirinya dan mengatakan kenapa hidup saya seperti ini apa salah saya Ya Allah, perbuatan seperti ini dilarang, oleh karenanya berusahalah dengan maksimal serta gantungkan hati kita kepada Allah dan ingat bahwa yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wata’ala

Wallahu a’lam Bish Showaab 

PART 1 DAN INI PART 2 :Riyadhussholihin “Muraqabatullah” Menjaga Allah Sesi 1

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.