Kisah ini bukanlah khayalan atau rekaan. Pemerannya adalah seorang wanita dari suku Ghamid (salah satu suku di Saudi). Ia hidup dengan penuh konsistensi dan ketaatan pada Tuhannya. Ia tidak pernah melalaikan ibadah sunnahnya, apalagi ibadah wajibnya.

Awal kisah ini bermula ketika suaminya mendapatkan tugas belajar dan mengajaknya untuk ikut bersamanya ke Amerika Serikat. Dan ia pun setuju…

Ketika ia sampai di Amerika, suaminya menyewa kamar di salah satu hotel. Di bawah hotel itu ada sebuah supermarket. Wanita itu biasa mendatangi supermarket ini, tapi bagaimana ia bisa mendatangi tempat itu sementara ia tetap mengenakan pakaian Islaminya, meskipun jauh dari pengawasan orang-orang yang mengenalinya…Itu semua karena ia yakin bahwa ada mata lain yang akan selalu mengawasinya dan tidak pernah lalai untuk itu, yaitu pandangan Allah Ta’ala.

Maka ia menutup seluruh tubuhnya dan tetap menjaga hijabnya. Dengan begitulah ia biasa datang ke toko itu untuk membeli kebutuhan yang ia perlukan. Di toko itu adalah seorang wanita Amerika yang bekerja sebagai kasir. Ketika kasir melihat wanita ini berbelanja dengan pakaian hitamnya yang asing itu, ia segera meninggalkan tempatnya untuk membantu dan mendampinginya hingga selesai berbelanja.

Itu karena orang-orang Amerika biasanya punya rasa ingin tahu yang besar. Kejadian berulang lebih dari satu kali, hingga akhirnya wanita muslimah itu mulai yakin kalau wanita Amerika tersebut mempunyai keinginan untuk mengetahui rahasia di balik pakaian yang dikenakannya dan rahasia di balik komitmennya mengenakan pakaian itu. Maka ia pun menawarkan beberapa buku saku berbahasa Amerika kepadanya, untuk memperkenalkan tentang Islam dan sikap toleran serta upaya penjagaannya terhadap wanita, agar mereka tidak menjadi “barang dagangan yang murah”.

Setelah hadiah buku itu, sang muslimah pun menawarkan kepada penjaga kasir tersebut untuk mencoba pakaian syar’i tersebut. Lalu ia memberikan sebuah pakaian lengkapnya persis seperti yang ia kenakan kepadanya. Dan benar saja, wanita Amerika itu kemudian meminta izin kepada pemilik toko untuk mengenakan pakaian tersebut untuk beberapa jam saja. Ia mengatakan bahwa punya hal yang penting terkait itu. Ia pun membawa pakaian itu ke rumahnya dan memakainya, kemudian ia kembali lagi ke tempat kerjanya dengan menggunakan pakaian tersebut. Dengan kewibawaan yang dibawa oleh pakaian itu, ia pun duduk di aas kursi kasir dan mulai melayani para pelanggan. Tentu saja ini kemudian menjadi hal yang aneh.

Akibat penampilan baru itu, justru jumlah pelanggan di supermarket itu semakin banyak. Mereka penasaran ingin melihat pemandangan tersebut. Dan subhanallah, ketika sang pemilik toko melihat hal itu, ia pun memerintahkan kepada sang kasir itu untuk menjadikan pakaian tersebut sebagai pakaian resminya.

Tidak lama kemudian, wanita Amerika itupun masuk Islam setelah membawa buku-buku dan mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan oleh muslimah dari suku Ghamid itu. Setelah ia masuk Islam, terjadi sebuah peristiwa yang menakjubkan. Muslimah dari Ghamid itu kemudian mendatangi suaminya dan menyampaikan bahwa ia bermaksud menikahkannya dengan wanita Amerika tersebut. Tentu saja sang suami heran, bagaimana bisa sang istri memintanya menikahi wanita Amerika tersebut…Tapi sang istri bersikeras untuk melakukannya. Sang suami pun tidak punya pilihan selain menerima pernikahan tersebut. Ia pun menikahi wanita Amerika tersebut. Dan tidak lama kemudian, mereka semua kembali ke negeri Haramain.

Tidak lama kemudian, Allah menakdirkan muslimah Ghamid ini ditimpa penyakit yang berbahaya. Maka wanita Amerika itupun menghabiskan malam-malamnya untuk merawat dan menjaganya, hingga kemudian muslimah Ghamid itu meninggal dunia. Saya mendoakan kepada Allah yang Mahatinggi dan Mahakuasa untuk menempatkannya di surga sebagai rumah dan tempat tinggalnya.

Sementara muslimah Amerika tersebut sekarang telah dikaruniai beberapa orang putra, lingkungan di mana mereka hidup menjadi saksi atas keshalehan dan pembinaan mereka yang baik.

 

***

Alih bahasa:
Muhammad Ihsan Zainuddin
Pembina http://KuliahIslamOnline.com
Sumber:  al-Mausu’ah al-Kubra li al-Qashash al-Mu’atstsirah li al-Fatayat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.