بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

قَالُوا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَالِّينَ

“Mereka berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang sesat”. (QS. Al-Mu’minun: 106).

Tafsiran dari شِقْوَتُنَا adalah :“Ya Allah dulu kami didunia dikalahkan oleh hawa nafsu kami oleh kecenderungan untuk memperturutkan syahwat”.

Kemudian mereka berkata:

رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْهَا فَإِنْ عُدْنَا فَإِنَّا ظَالِمُونَ

“Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”. (QS. Al-Mu’minun: 107).

Jadi dia minta kepada Allah agar dikeluarkan dari neraka, mereka sudah dimaksudkan ke neraka tapi minta untuk dikeluarkan dari neraka.

كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ أُعِيدُوا فِيهَا وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ

“Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), “Rasailah azab yang membakar ini”. (QS. Al-Hajj: 22).

Inilah yang terus mereka rasakan dan tidak ada istrahat bagi mereka, mereka minta kepada Malaikat Malik (penjaga neraka) mereka berseru:”Ya Malik, tolong sampaikan kepada Allah matikan saja kami”, maka datang jawaban dari Allah lewat Malik yang mana dalam buku tafsir disebutkan jawaban itu datang nanti setelah 40 tahun lamanya dengan seruan:”Kalian kekal didalamnya”, akhirnya setelah proposal pertamanya ditolak maka mereka mengajukan proposal yang kedua yang lebih ringan dari yang pertama, mereka berkata:”Tolong sampaikan kepada tuhanmu agar Allah meringankan hukuman kepada kami satu hari saja kami mau beristirahat sedikit”. Jadi mereka minta untuk tidak dihukum satu hari saja tetapi tidak diizinkan bahkan justru ditambahkan siksaan kepada mereka, oleh karenanya untuk hari yang seperti itu persiapkan diri kita, kita diberikan pilihan oleh Allah Subhanahu wata’ala siapa yang mau beriman maka silahkan beriman, siapa yang mau kufur silahkan kufur kepada Allah tapi jangan dia menyalahkan siapa – siapa kecuali atas dirinya sendiri.  

Allah menjawab:

قَالَ اخْسَئُوا فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ

“Allah berfirman: “Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku”. (QS. Al-Mu’minun: 108).

Dalam bahasa arab kata اخْسَئُوا artinya:”Pergi kalian, keluar kalian, kembali kalian”, ini adalah uslub yang digunakan untuk disampaikan kepada orang yang terhinakan, orang arab biasanya jika ada anjing yang datang mengganggu mereka berkata:”اخْسَئُوا”, dalam sebagian riwayat ketika Nabi meruqiyah orang yang kesurupan, beliau memukul punggungnya dan mengatakan:”Ikhsa Ya ‘Aduwullah (keluar wahai musuh Allah)“.

Allah mengatakan:”Jangan lagi berbicara dengan saya”,

Kemudian Allah menyebutkan salah satu dari apa yang mereka dulu lakukan didunia pada ayat yang ke 109:

إِنَّهُ كَانَ فَرِيقٌ مِنْ عِبَادِي يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

“Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa (di dunia): “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik”. (QS. Al-Mu’minun: 109).

Ada hamba – hamba Allah yang sholeh, ada hamba – hamba Allah yang hijrah kembali ke jalan kebenaran dan kebaikan namun kalian menjadikan itu bahan olok – olokan, kalian menertawai mereka sebagaimana dalam Surah Al Muthaffifin dimana orang – orang mujrim , orang – orang kafir dan orang – orang ahli maksiat selalu menertawai orang – orang yang beriman, penampilan sunnahnya ditertawai, rajinnya ke masjid dikomentari bahkan di labeli dengan gelar – gelar yang buruk, jika orang beriman lewat di depan mereka maka mereka saling mengedipkan mata sebagai isyarat, olehnya isyarat dengan anggota tubuh dalam hal mencela atau mengejek hukumnya haram, jika kita tidak mampu menerapkan sunnah minimal jangan mencela sunnah tapi minta hidayah dan pertunjuk agar suatu hari anda bisa mengamalkanya, berhati – hati dari mempermainkan yang datangnya dari Allah Subhanahu wata’ala.

Pada hari kiamat terbalik dimana orang – orang yang beriman menertawai orang – orang kafir, mereka bertelekan diatas dipan – dipan melihat orang – orang kafir yang diazab dan ini kenikmatan yang Allah berikan kepada orang yang beriman, orang yang mencela mereka dulu di dunia mereka bisa saksikan mereka dihukum di hari kemudian, orang – orang kafir diberikan balasan sesuai dengan apa yang dulu mereka kerjakan di dunia.

Pada ayat selanjutnya Allah berfirman:

فَاتَّخَذْتُمُوهُمْ سِخْرِيًّا حَتَّىٰ أَنْسَوْكُمْ ذِكْرِي وَكُنْتُمْ مِنْهُمْ تَضْحَكُونَ

“Lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan adalah kamu selalu mentertawakan mereka”. (QS. Al-Mu’minun: 110).

Kemudian kata Allah:

إِنِّي جَزَيْتُهُمُ الْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوا أَنَّهُمْ هُمُ الْفَائِزُونَ

“Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang”. (QS. Al-Mu’minun: 111).

Oleh karenanya mari bersabar dalam ketaatan dan celaan manusia, terkadang ada orang bersabar dengan celaan ketika dia taat padahal olokannya terkadang bukan olokan, dia takut dikatai sebagai orang ‘alim, ketika ia ke masjid ada yang berkata kepadanya:“Anda ‘alim sekali”. Besoknya ia tidak ke masjid ketika ditanya:“Kenapa tidak ke masjid“, dia berkata:”Saya takut dikatai ‘alim”.

Wallahu a’lam bisshowab

Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Rabu, 16 Rabiul Awal 1441 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

Instagram : https://www.instagram.com/markaz_imam_malik/

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.