mim.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Makassar yang ke-418, Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyelenggarakan kegiatan bertajuk ‘Yaumul Himmah’, (9/11/2025).
Sebuah agenda penuh makna yang bertujuan membangun semangat dan tekad para pecinta Al-Qur’an agar senantiasa konsisten mempelajari, menghafalkan, memahami, serta mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 panti asuhan dan 10 pondok pesantren, dengan masing-masing lembaga mengutus 10 santri terbaik mereka, salah satu ponodok pesantren yang ikut adalah Pesantren Qur’an Markaz Imam Malik (MIM).
Baca Juga: Latihan Damkar: MIM Kolaborasi dengan DAMKARMAT Kota Makassar
Turut hadir mendampingi para santri, Ustadz Nafi menyebut bahwa melalui kegiatan ini, terlihat jelas bahwa ada sinergi antara pemerintah dan para penghafal serta pecinta Al-Qur’an.
“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah yang terus menghadirkan program-program yang mendukung syiar Al-Qur’an. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan” ujarnya.
Lanjutnya, selain memperkuat ukhuwah di antara para Ahlul Qur’an, juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Santri PAUD Qur’an MIM Kunjungi Kantor Basarnas Kota Makassar
Antusiasme peserta tampak sejak pagi, ketika mereka mengikuti rangkaian kegiatan Tasmi’ Hafalan 3 Juz Sekali Duduk yang dilaksanakan di pesantren masing-masing sebelum puncak acara.
Puncak perayaan Yaumul Himmah digelar di Lapangan Karebosi, dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, para asatidz, santri, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Makassar. Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta bersama-sama membaca surah Ad-Dhuha hingga Al-Humazah.



