spot_img

Khutbah Jum’at: ‘Jangan Bersedih, Allah Bersama Kita!’ (Edisi 075, 30 Muharram 1447)

mim.or.id – Kembali kami menyajikan Khutbah Jum’at dengan tema ‘Jangan Bersedih, Allah Bersama Kita!’ (Edisi 075, 30 Muharram 1447).

Naskah selengkapnya:

JANGAN BERSEDIH, ALLAH BERSAMA KITA!’

KHUTBAH PERTAMA

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.

اللهم صلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ،  وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ ِبِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّار

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah!

Segala puji bagi Allah Azza wa Jalla yang selalu membukakan kesempatan baru untuk kita semua, kesempatan baru untuk meluruskan jalan hidup, kesempatan baru untuk memperbaiki catatan amal kita, kesempatan baru untuk memperbaharui taubat, agar kita dapat menyelesaikan episode kehidupan dunia kita dengan sebaik-baiknya.

Shalawat dan salam teruntuk Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang pesan-pesannya hingga hari dapat kita baca dengan mudah. Pesan-pesan yang seharusnya selalu menjadi panduan dan pegangan hidup kita hingga dipanggil oleh Allah Ta’ala.

Jamaah Jum’at yang berbahagia!

Dalam kehidupan ini, tidak ada seorang pun yang luput dari ujian dan cobaan. Setiap kita pasti pernah merasakan sedih, kecewa, gelisah, kehilangan, atau bahkan rasa takut yang dalam. Namun di tengah semua itu, Allah Ta’ala memberikan satu kalimat yang menjadi cahaya penyejuk hati bagi orang-orang beriman.

Kalimat itu adalah:

“لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا”

“Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS. At-Taubah: 40).

Ayat ini adalah ucapan Nabi kita Muhammad ﷺ kepada sahabat tercintanya Abu Bakar رضي الله عنه ketika mereka bersembunyi di dalam gua Tsaur saat hijrah dari Makkah ke Madinah. Saat itu, nyawa mereka terancam, pasukan musyrikin sudah sangat dekat dan jika menunduk sedikit saja, mereka bisa ditemukan. Namun Rasulullah ﷺ tetap tenang dan berkata kepada sahabatnya: “Wahai Abu Bakar, apa sangkamu terhadap dua orang yang Allah adalah yang ketiganya?” (HR. Bukhari dan Muslim).

Subhanallah… Di saat semua sebab duniawi telah lenyap, harapan manusiawi telah sirna, justru di saat itulah iman kepada Allah memuncak. Nabi ﷺ tidak bersandar kepada gua, tidak bersandar kepada kecepatan lari, tidak pula kepada kekuatan fisik atau strategi militer. Tapi beliau bersandar hanya kepada satu: ma’iyyatullah (kebersamaan Allah).

Ma’asyiral Muslimin yang dimuliakan Allah,

Kesedihan adalah bagian dari fitrah manusia. Bahkan Nabi Ya’qub عليه السلام menangis bertahun-tahun karena kehilangan anaknya Yusuf, hingga matanya menjadi putih. Rasulullah pun menangis saat kematian putra tercintanya. Namun Allah tidak mencela tangisan itu, karena tangisan itu adalah bukti kelembutan hati. Yang dilarang adalah putus asa, mengeluh kepada manusia, atau berburuk sangka kepada Allah.

Allah Ta’ala berfirman:

‎إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

“Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah kecuali kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87).

Dan Rasulullah ﷺ bersabda:

‎“واعلم أن النصر مع الصبر، وأن الفرج مع الكرب، وأن مع العسر يسرا”

“Ketahuilah, bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bersama kesulitan ada kemudahan.” (HR. Tirmidzi).

Jamaah Jum’at yang berbahagia!

Maka jangan bersedih bila engkau kehilangan sesuatu, karena Allah lebih tahu apa yang terbaik bagimu. Jangan bersedih jika orang lain meninggalkanmu, karena Allah tidak pernah meninggalkanmu. Jangan bersedih atas dosa-dosamu yang lalu, selama engkau masih hidup dan pintu taubat masih terbuka.

Bukankah Allah sudah berjanji?

‎قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ

“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah.” (QS. Az-Zumar: 53).

Ma’asyiral Muslimin!

Kita semua pernah merasa sendiri, tidak dipahami, atau dikecewakan oleh orang-orang di sekitar kita. Dan begitulah keterbatasan manusia, jika kita mengharapkan kepuasan dan keridaan dari mereka maka itu adaah tujuan yang mustahil terwujudkan.

Tapi ketahuilah bahwa kebersamaan Allah bukanlah seperti kebersamaan makhluk. Allah bersama orang-orang yang sabar, bersama orang yang bertakwa, dan bersama orang yang berbuat ihsan. (QS. Al-Baqarah: 153, At-Tawbah: 36, dan An-Nahl: 128).

Cukupkan dirimu dengan Allah. Jika engkau mengandalkan manusia, engkau akan kecewa. Tapi jika engkau bergantung kepada Allah, engkau akan selalu bahagia, walau dunia menolakmu.

Ibnul Qayyim رحمه الله berkata:

“Jika engkau bersama Allah, maka siapa lagi yang bisa menyusahkanmu? Dan jika engkau jauh dari Allah, maka siapa lagi yang bisa menolongmu?”.

Jamaah Jum’at yang berbahagia!

Maka bangkitlah dari kesedihan. Ambil wudhu, sholatlah, sujudlah. Tumpahkan segala kesedihanmu di hadapan Allah. Bukan di status media sosial, bukan di hadapan orang yang tidak peduli, tapi di hadapan Allah yang Maha Mendengar lagi Maha Menyembuhkan luka.

Allah berfirman:

‎الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28).


بَارَكَ اللَّهُ لِيْ وَلَكُمْ فَي القُرْآنَ العَظِيْمِ, وَنَفَعْنِيْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ, قُلْتُ مَا سَمِعْتُمْ وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُؤْمِنِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

KHUTBAH KEDUA


الْحَمْدُ للهِ عَلَىْ إِحْسَاْنِهِ ، وَالْشُّكْرُ لَهُ عَلَىْ تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَاْنِهِ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَاْ إِلَهَ إِلَّاْ اللهُ تَعْظِيْمَاً لِشَأْنِهِ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدَاً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْدَّاْعِيْ إِلَىْ رِضْوَاْنِهِ صَلَّى اللهُ عَلِيْهِ وَعَلَىْ آلِهِ وَأَصْحَاْبِهِ وَإِخوَانِهِ.

Akhirnya, wahai kaum Muslimin,

Jika anda sedang sedih, maka katakanlah seperti Nabi ﷺ:

‎“لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

“Jangan bersedih, Allah bersama kita.”

Yakinlah, bahwa setelah malam akan ada pagi. Setelah hujan akan muncul pelangi. Dan setelah tangisan akan datang senyuman. Karena Allah tidak akan meninggalkan hamba-Nya yang sabar dan bertawakkal. Dan jika malam semakin kelam pertanda fajar segera menyingsing, dan menunggu solusi dari Allah adaah bagian dari ibadah..

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَـٰۤىِٕكَتَهُۥ یُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِیِّۚ یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَیۡهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسۡلِیمًا

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ . وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ،فِي العَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

 اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ،يَا سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ

اَللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ غَزَّةَ، اَللَّهُمَّ احْفَظْهُمْ بِحِفْظِكَ، وَثَبِّتْ أَقْدَامَهُمْ، وَارْزُقْهِمْ مِنْ حَلاَلِكَ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى الْيَهُوْدِ الْغَاصِبِيْنَ وَمَنْ عَاوَنَهُمْ فِيْ عُدْوَانِهِمْ.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

 رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً  إِنَّكَ أ نْتَ الْوَهَّابُ

رَبَّنَا تَقَبَّل مِنَّا وَقِيَامَنَا وَسَائِرَ أَعمَالِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ  اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَ لْمُسلِمِين وأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَ المُشْرِكِينَ وَأَعدَاءَكَ يَا عَزِيزٌ يَا قَهَّارٌ يَا رَبَّ العَالَمِينَ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

 سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.