Home Pendidikan Kuttab Imam Malik Hadiri Wisuda Santri, Direktur MIM Titipkan 3 Nasihat Penting!

Hadiri Wisuda Santri, Direktur MIM Titipkan 3 Nasihat Penting!

0
Wisuda santri
Suasana Wisuda santri PAUD dan Kuttab Qur'an MIM

mim.or.id – Suasana haru dan penuh syukur mewarnai pelaksanaan Wisuda Santri PAUD dan Kuttab Qur’an Markaz Imam Malik (MIM) yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (13/6/2026).

Sebagai informasi, pada wisuda kali ini sebanyak 64 santri mengikuti prosesi wisuda, terdiri atas 26 santri PAUD dan 38 santri Kuttab Qur’an MIM.

Dalam sambutannya, kepala Kuttab Qur’an MIM, Ustadz Mursad Syam Tonra, menyampaikan bahwa tujuan utama orang tua menyekolahkan anak di MIM adalah agar mereka memperoleh dasar-dasar keislaman yang kuat sejak usia dini.

“Niat awal kita memasukkan anak-anak di MIM agar mereka memperoleh dasar-dasar Islam. Cita-cita kita tentu ingin mereka memiliki bekal yang baik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Alhamdulillah, MIM telah menyediakan jenjang pendidikan yang lengkap,” ujarnya.

Baca Juga: Penuh Haru dan Khidmat, Santri PQ Putri Markaz Imam Malik Resmi Diwisuda

Lanjutnya, kami menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada para orang tua santri atas kepercayaan yang diberikan. Apabila selama proses pendidikan terdapat kesalahan dan kekurangan, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Sementara itu, Direktur Utama MIM, Ustadz Dr. Harman Tajang, Lc., M.H.I., menegaskan pentingnya mensyukuri setiap pencapaian anak, sekecil apa pun.

“Alhamdulillah, setiap pencapaian anak kita, sekecil apa pun itu, harus disyukuri agar nikmat tersebut diberkahi dan ditambahkan oleh Allah. Ini juga menjadi bagian dari motivasi bagi anak-anak kita,” ungkapnya.

Sambungnya, fase pendidikan usia saat ini merupakan masa yang sangat menentukan bagi perkembangan anak. Ibarat sebuah bangunan, masa ini adalah fondasinya. Jadi, jangan diremehkan karena ini sangat penting.

Lebih lanjut, Ustadz Harman menyampaikan tiga nasihat penting bagi para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Pertama, senantiasa mendoakan anak kepada Allah.

Baca Juga: Kasih Sayang dalam Ketaatan: Islam Memberikan ‘Kemudahan’

Kedua, membiasakan anak untuk dekat dengan Al-Qur’an. Menurutnya, Al-Qur’an akan menjadi penjaga bagi anak-anak, bahkan ketika orang tua sudah tidak lagi bersama mereka.

Ketiga, orang tua perlu mencarikan lingkungan yang baik, amanah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Perlu diingat bahwa anak-anak kita adalah amanah dan tanggung jawab kita.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan, diharapkan menjadi langkah awal bagi para santri untuk terus melanjutkan pendidikan, memperkuat akhlak, serta menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an dalam setiap fase kehidupan mereka.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp us
Exit mobile version