Home Artikel Kisah Inspiratif Kisah Haru Manusia Terakhir yang Masuk Surga

Kisah Haru Manusia Terakhir yang Masuk Surga

0
Langit
Ilustrasi Langit yang indah/Unplash

mim.or.id – Dalam Islam, banyak kisah menarik salah satunya kisah haru tentang manusia terakhir yang masuk surga. Ini bukan sekadar dongeng, melainkan metode pembelajaran yang sangat efektif untuk menyampaikan hikmah dan syariat.

Perjuangan Keluar dari Neraka dan Kesyukuran yang Mendalam

Lelaki terakhir yang masuk surga digambarkan keluar dari neraka dalam keadaan yang sangat tragis.

Ia berjalan sesekali, lalu terjatuh, dan sesekali wajahnya tersentuh panasnya api neraka jahanam. Begitu ia berhasil melewati jembatan dan berada di zona yang aman.

ia menoleh ke arah neraka dan memuji Allah karena merasa telah diselamatkan dari penderitaan yang luar biasa. Menariknya, orang ini merasa menjadi orang yang paling beruntung di semesta.

Ia mengira bahwa karunia diselamatkan dari neraka hanya diberikan kepadanya dan tidak diberikan kepada orang lain, baik dari kaum terdahulu maupun yang belakangan.

Baca Juga: Kuttab Qur’an MIM Cetak Prestasi: Daffa Raih Juara 1 di Kejurda FORKI Sulsel 2026

Hal ini menunjukkan betapa besarnya rasa syukur seseorang ketika baru saja terbebas dari siksa yang amat pedih, meskipun ia sebenarnya adalah orang yang paling terakhir diselamatkan.

Ujian Melalui Tiga Pohon: Antara Janji dan Keinginan Manusia

Setelah berada di posisi aman, Allah memunculkan sebuah pohon rindang yang indah dengan air di bawahnya. Lelaki itu memohon kepada Allah agar didekatkan ke pohon tersebut untuk bernaung dan minum.

Allah kemudian bertanya apakah ia akan meminta hal lain jika permintaannya dikabulkan, dan lelaki itu berjanji dengan teguh bahwa ia tidak akan meminta apa-apa lagi.

Namun, sifat dasar manusia yang tidak pernah merasa cukup mulai muncul. Allah kemudian memunculkan pohon kedua yang lebih indah, lalu pohon ketiga di dekat pintu surga yang jauh lebih baik lagi.

Baca Juga: MasyaAllah! Santri Kuttab Qur’an MIM Ukir Sejarah, Borong Juara dan MVP

Setiap kali melihat yang lebih baik, lelaki tersebut melanggar janjinya dan kembali memohon kepada Allah agar dipindahkan. Allah tetap mengizinkannya karena melihat hamba-Nya tersebut sudah tidak sabar untuk menikmati keindahan tersebut.

 Ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa manusia seringkali sulit merasa puas dengan apa yang sudah dimiliki.

Hadiah yang Tak Terbayangkan dan Luasnya Rahmat Allah

Puncak dari kisah ini adalah ketika lelaki tersebut berada di dekat pintu surga dan mendengar hiruk-pikuk kebahagiaan penghuninya.

Ia pun memohon untuk dimasukkan ke dalam surga. Allah kemudian menawarkan sesuatu yang luar biasa: diberikan dunia dan semisal dengannya (dua kali lipat kekayaan dunia).

Mendengar tawaran yang begitu besar, lelaki itu sempat mengira Allah sedang mengolok-oloknya karena ia merasa dirinya tidak layak mendapatkan itu semua.

Namun, Allah menegaskan bahwa Dia mampu melakukan segala sesuatu. Kisah ini ditutup dengan tawa Rasulullah SAW yang mengikuti “tawa” atau keridaan Allah atas kepolosan hamba-Nya tersebut.

Hikmah utamanya adalah agar kita tidak terlalu mengejar dunia secara berlebihan, karena balasan di akhirat jauh lebih luas dari sekadar harta dan jabatan yang seringkali menjerumuskan manusia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp us
Exit mobile version