mim.or.id – Puasa Arafah adalah ibadah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah H atau yang bertepatan pada hari Selasa, 26 Mei 2026 M dan sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Ibadah ini memiliki kedudukan yang istimewa karena menyimpan berbagai kemuliaan dan rahmat dari Allah SWT. Berikut adalah tiga poin utama mengenai keutamaan puasa tersebut:
Penghapusan Dosa di Masa Lalu dan Masa Depan
Salah satu alasan utama mengapa puasa Arafah begitu dianjurkan adalah janji penghapusan dosa bagi yang melaksanakannya. Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ
Artinya: Puasa Arafah (9 Zulhijah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharam) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu. (HR Muslim).
Baca Juga: Menuju Kesucian Hati dan Keagungan Sang Pencipta
Hal ini menunjukkan betapa besarnya nilai ibadah ini di sisi Allah dibandingkan dengan puasa sunnah lainnya, seperti puasa Asyura yang menghapuskan dosa setahun yang lalu.
Pembebasan Hamba dari Siksa Api Neraka
Hari Arafah merupakan momentum di mana Allah SWT menunjukkan kemurahan hati-Nya secara luar biasa.
Tidak ada hari lain di mana Allah membebaskan lebih banyak hamba-Nya dari api neraka selain pada Hari Arafah.
Pada hari tersebut, Allah mendekat dan mengungkapkan kebanggaan-Nya atas hamba-hamba-Nya di hadapan para malaikat sembari memperhatikan apa yang mereka inginkan.
Dengan menjalankan puasa, seorang mukmin berupaya untuk termasuk dalam golongan yang mendapatkan kemerdekaan dari siksa neraka tersebut.
Waktu Terbaik untuk Berdoa dan Meneladani Sunnah Nabi
Melaksanakan puasa Arafah berarti seorang Muslim tengah menjalankan ajaran yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah.
Baca Juga: Dzulhijjah dan Jalan Menuju Kedekatan dengan Allah
Dalam sebuah riwayat, salah satu waktu berdoa yang mustajab dan sebaik-baik doa ialah pada hari arafah. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ
“Sebaik baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi)
Oleh karena itu, momen ini menjadi kesempatan emas bagi setiap manusia untuk menyampaikan segala keinginan dan cita-cita mereka melalui doa di tengah keadaan berpuasa.
