1. Pernikahan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Khadijah radhiyallahu anha

Istri pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Khadijah radhiyallahu anha. Ketika umur beliau 25 thn, beliau keluar berdagang ke Syam dan mengambil barang dagangan Khadijah. Sebagaimana kita ketahui, kaum quraisy adalah kaum pedagang dan Rasulullah adalah salah satu dari anak kaum quraisy yang mencintai perdagangan.
Ketika umur beliau sudah mencukupi untuk berdagang, maka beliau pun menempuh profesi tersebut. Profesi ini bukan sembarang profesi, karena dalam berdagang 2 profesi yang mengajarkan bagaimana masa depan Rasulullah dalam berdakwah itu tergambarkan dalam profesi beliau yaitu berdagang dan menggembala. Dimana berdagang menguji keteladanan dan kejujuran, sedangkan menggembala menguji kesabaran.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membawa barang dagangan dari Khadijah radhiyallahu anha dan mendapatkan keuntungan yang sangat besar, sehingga sampailah kabar ke Khadijah radhiyallahu ‘anha tentang bagaimana sistem berjualan Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu amanah, terpercaya dan jujur. Ini merupakan akhlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dengan akhlak itu beliau diutus ke ummatnya. Mengetahui kejujuran dan amanah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tentu kekaguman terbetik di hati Khadijah radhiyallahu ‘anha dan ini diperkuat dengan informasi-informasi yang sampai ke beliau dari seorang pelayannya laki-laki yang bernama Maisaroh.

Melihat keuntungan yang besar dari perdagangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan keutungan seperti ini tidak pernahdi peroleh oleh yang sebelumnyamengambil barang dari Khadijah radhiyallahu ‘anha . Dan keuntungan itu berkah, Maisaroh sangat mengambil peran dalam ta’aruf antara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Khadijah radhiyallahu ‘anha. Disampaikan segala sesuatu tentang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Khadijah radhiyallahu ‘anha dimana Khadijah radhiyallahu ‘anha ini memang pada waktu itu berstatus janda dan sudah banyak sekali kepala-kepala suku dari kaumnya yang ingin mengkhitbahnya, tetapi Khadijah radhiyallahu ‘anha menolak mereka.

Khadijah radhiyallahu ‘anha kemudian menceritakan tentang dirinya kepada seorang sahabatnya bernama Nafisah bintu Munabbih, Khadijah radhiyallahu ‘anha tidak langsung mengajukan dirinya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi melalui wasilah-wasilah, mulai mengenal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Maisaroh kemudian menyampaikan kondisinya melalui sahabatnya Nafisah. Melalui Nafisah inilah yang menjumpai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menawarkan untuk mengkhitbah Khadijah radhiyallahu ‘anha. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menyambutnya, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  juga mengenal Khadijah radhiyallahu ‘anha sebagai seorang yang sempurna dari 4 ciri dalam hadits, kecantikan, keturunannya Khadijah radhiyallahu ‘anha merupakan anak dari bangsawan besar di zamannya, dari agamannya walaupun pada saat itu belum ada islam tetapi Khadijah radhiyallahu ‘anha  termasuk yang berakhlak baik, dan juga dari hartanya.

Rasulullah setuju untuk melamar Khadijah, karena beliau mengenal bahwa Khadijah adalah wanita terbaik dan teristimewa di kaumnya dari segi nasab, harta, dan kecerdasan, beliau dikenal sebagai wanita yang cerdas. Maka wanita pertama yang dinikahi Rasulullah adalah Khadijah dan tidak menikah selain dari Khadijah sampai Khadijah wafat.Dan dari Khadijah lah semua anak-anaknya kecuali Ibrahim yaitu Qasim, Abdullah, Zainab, Ummu kultsum, Fathimah dan Ruqayyah, sedangkan Ibrahim anak dari Maria Al-Qibtiyyah merupakan budak yang di hadiahkan kepada Rasulullah.


Sumber: Materi Kajian Online Muslimah MIM oleh Ustadzah Dhee~AR

Artikel Infokom Muslimah MIM

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.