بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

هَلۡ اَتٰٮكَ حَدِيۡثُ الۡغَاشِيَةِؕ

“Sudahkah sampai kepadamu berita tentang (hari Kiamat)?”. (QS. Al-Ghasyiyah: 01).

Al-Ghasyiyah adalah nama dari nama – nama hari kiamat, mengapa disebut dengan Al-Ghasyiyah karena hari kiamat itu (menutupi) seluruh makhluk dengan kedaksyatannya, kejadian di Palu diceritakan bahwasanya setelah tanah bergerak orang diselamatkan oleh Allah Subhanahu wata’ala seperti orang yang linglung karena rumahnya berpindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain sehingga mereka heran tidak saling menegur antara yang satu dengan yang lain melainkan mereka sibuk mencari keluarga mereka masing – masing, ini baru gambaran terkecil padahal pada hari kiamat bumi diguncang dengan dahsyat sebagaimana firman Allah:

إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا (1) وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا (2) وَقَالَ الْإِنْسَانُ مَا لَهَا (3) يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا (4) بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَى لَهَا (5) يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ (6)
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ (7) وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ (8)

Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya:“Mengapa bumi (menjadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Rabbmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula”.  (QS. Al Zalzalah: 1-8). 

Dalam ayat yang lain Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ ,يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّا أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَىٰ وَمَا هُمْ بِسُكَارَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ اللَّهِ شَدِيدٌ

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat), (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya. “. (QS. Al-Hajj: 1-2).

Apa yang terjadi di Palu itu hanya gambaran kecil lalu bagaimana jika kiamat itu terjadi diseluruh dunia. Allah berfirman:

اِذَا الشَّمۡسُ كُوِّرَتۡ ,وَاِذَا النُّجُوۡمُ انْكَدَرَتۡ ,وَاِذَا الۡجِبَالُ سُيِّرَتۡ


 “Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
 dan apabila gunung-gunung dihancurkan”.
(QS. At -Takwir : 1-3).

Bumi kecil dibandingkan dengan apa yang ada diantariksa atau pada ciptaan Allah yang lain, matahari dibandingkan dengan bumi ini tidak ada apa – apanya, olehnya pada hari kemudian bumi ini hanya pada jemari Allah.

Rasulullah menggambarkan langit 7 lapis dan bumi 7 lapis dibandingkan dengan kursinya Allah seperti cincin kecil yang dilemparkan dipadang pasir.

Kursi Allah dibandingkan dengan arsynya Allah seperti cincin kecil yang dilemparkan dipadang pasir lalu bagaimana dengan Allah Subhanahu wata’ala yang maha besar dan maha agung.

Allah berfirman:

يَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ وَالسَّمَوَاتُ وَبَرَزُوا لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ

“(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan meraka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”. (QS. Ibrahim: 48).

وَإِذَا الْأَرْضُ مُدَّتْ

dan apabila bumi diratakan”. (QS. Al-insyiqaq: 3).

Jadi bumi pada hari kemudian diganti dengan bumi yang lain yang datar dan berwarna putih, tidak ada lagi gunung, tidak ada lagi pepohonan hikmahnya karena pada hari itu manusia akan digiring ke padang mahsyar sehingga tidak ada lagi yang bisa bersembunyi, tidak ada lagi pohon tempat manusia untuk bersembunyi.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى أَرْضٍ بَيْضَاءَ عَفْرَاءَ كَقُرْصَةِ النَّقِيِّ لَيْسَ فِيهَا عَلَمٌ لِأَحَدٍ

“Pada hari kiamat kelak, manusia akan dikumpulkan di bumi yang sangat putih berbentuk bulat pipih dan datar tidak ada tanda (bangunan) milik siapapun di atasnya”. (HR. Bukhari, no. 6521 dan Muslim, no. 2790).

Nama yang lain dari hari kiamat

1. As-Sa’ah

إِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.” (QS. Ghafir: 59)

2. Yaumul Ba’ats (hari berbangkit)

لَقَدْ لَبِثْتُمْ فِي كِتَابِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْبَعْثِ فَهَذَا يَوْمُ الْبَعْثِ وَلَكِنَّكُمْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ

Sungguh, kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit. Maka inilah hari berbangkit itu, tetapi kamu tidak mengetahuinya”. (QS. Ar-Rum: 56).

3. Yaumud Din (hari pembalasan)

مَٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّينِ

Yang menguasai di Hari Pembalasan”. (QS. Al-Fatihah: 4).

4. Yaumul Hasrah (hari penyesalan)

وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ إِذْ قُضِيَ الأمْرُ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ وَهُمْ لا يُؤْمِنُونَ

Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputuskan, sedang mereka dalam keadaan lalai dan tidak beriman”. (QS. Maryam: 39).

5. Ad Darul Akhirah (negeri akhirat)

وَإِنَّ الدَّارَ الآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.” (QS. Al-Ankabut: 64).

6. Yaumut Tanad (hari saling memanggil)

وَيَا قَوْمِ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ يَوْمَ التَّنَادِ

Wahai kaumku, ‘Sesungguhnya aku takut kepada kalian pada hari saling memanggil’”. (QS. Ghafir: 32).

7. Darul Qarar (tempat kembali)

يَا قَوْمِ إِنَّمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَإِنَّ الْآخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ

Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini adalah kesenangan sementara. Dan sesungguhya akhirat itu adalah negeri tempat kembali”. (QS. Ghafir: 39).

8. Yaumul Fashl (hari pemisahan )

هَذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ

Inilah hari pemisahan yang dahulu kamu dustakan”. (QS. Ash Shaffat: 21).

9. Yaumul Jama’ (hari berkumpul )

وَتُنْذِرَ يَوْمَ الْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيهِ

Dan memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul yang tidak ada keraguan padanya”. (QS. Asy-Syura: 7).

10. Yaumul Hisab (hari perhitungan)

هَذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ

Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari perhitungan”. (QS. Shad: 53).

11. Yaumul Wa’id (hari yang dijanjikan)

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ ذَلِكَ يَوْمُ الْوَعِيدِ

Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari yang dijanjikan”. (QS. Qaf: 20)

12. Yaumul Khulud (Kekal)

ادْخُلُوهَا بِسَلامٍ ذَلِكَ يَوْمُ الْخُلُودِ

Masukilah ke (dalam surga) dengan keselamatan. Itulah hari yang kekal.” (QS. Qaf: 34)

13. Yaumul Khuruj (hari dikeluarkan dari kubur)

يَوْمَ يَسْمَعُونَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّ ذَلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِ

Pada hari ketika mereka mendengar suara dahsyat dengan sebenarnya. Itulah hari keluar (dari kubur).(QS. Qaf: 42)

14. Al-Waqi’ah

إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ

Apabila terjadi hari Kiamat.” (QS. Al-Waqi’ah: 1)

15. Al Haqqah (yang pasti)

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحَاقَّةُ

Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?”. (QS. Al-Haqqah: 3)

16. Ath Thammatul Kubra (bencana besar)

فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَى

Maka apabila bencana yang sangat besar (hari kiamat) telah datang”. (QS. An-Nazi’at: 34)

17. Ash-Shakhkhah (teriakan)

فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاخَّةُ

Maka apabila datang suara yang memekakkan (telinga)”. (QS. Abasa: 33).

18. Al-Azifah (suatu yang dekat)

أَزِفَتِ الآزِفَةُ

Yang dekat (hari Kiamat) telah makin mendekat”. (QS. AN-Najm: 57).

19. Al-Qari’ah (ketukan keras)

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ

Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?”. (QS. Al-Qari’ah: 3)

Al-Qariah mengapa disebut dengan Al-Qariah Karena hari kiamat mengetuk hati – hati manusia orang yang lalai baru tersadar bahwasanya hari kiamat benar –benar telah datang. Apa yang selama ini mereka dustakan akan kedatangannya (kiamat) mereka didatangi secara tiba – tiba untuk membuat mereka tersadar bahwasanya kiamat benar adanya, padahal sebelum datangnya hari kiamat sudah terlihat tanda – tandanya, apalagi yang kalian tunggu kata Allah apakah kalian menunggu hari kiamat datang didepan mata kalian sedangkan tanda – tandanya telah nampak lalu mengapa kalian lalai, banyaknya gempa bumi yang bersambung dari satu daerah ke daerah yang lain itu merupakan tanda dari tanda hari kiamat bahkan diutusnya Rasulullah merupakan tanda hari kiamat, Rasulullah bersabda:

بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ، وَيُشِيْرُ بِإِصْبَعَيْهِ فَيَمُدُّ بِهِمَا

Jarak diutusnya aku dan hari Kiamat seperti dua (jari) ini.” Beliau berisyarat dengan kedua jarinya (jari telunjuk dan jari tengah), lalu merenggangkannya”. (HSR. Bukhari).

Apa yang kita lihat jauh sangat dekat bagi Allah Subhanahu wata’ala walaupun hari kiamat tidak ada yang meengatahui kapan terjadinya kecuali Allah bahkan malaikat tidak tahu kapan datangnya hari kiamat, jibril tidak tahu kapan datangnya hari kiamat, oleh karenanya jangan kita mempercayai jika ada orang yang menyebutkan tanggalnya, bulannya, tahunnya terjadinya hari kiamat, Allah tidak menyuruh kita takalluf (berlebih – lebihan), jangan karena banyak tanda – tanda hari kiamat telah terjadi lalu kita mencocok – cocokkan sehingga sampai menentukan tanggal, bulan dan tahun terjadinya hari kiamat padahal tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah.

Diantara tanda hari kiamat ketika harta berlimpah sampai orang yang mengeluarkan zakat tidak tahu kemana ia akan mengeluarkan zakatnya, sebagian ulama mengatakan ini sudah terjadi dizamannya Umar bin Abdul Azis, 2 tahun pemerintahan beliau dan beliau memerintah dengan adil tidak ada orang yang terdzalimi sampai orang yang kaya tidak tahu kemana ia akan keluarkan zakatnya karena semuanya sejahtera. Baitul Mal yang merupakan tempat penyimpanan gandum berlimpah sampai – sampai beliau berkata:”Keluarkan gandum yang ada di Baitul Mal sebarkan dijalan agar burung – burung dan hewan yang lain bisa menikmatinya supaya tidak ada yang menuntut saya dihari kemudian”.

Diantara tanda yang lain adalah banyaknya wanita dibanding laki – laki, banyaknya perdagangan atau bisnis dimana – mana, bisa dibayangkan tidak ada tempat atau lahan untuk membangun usaha ia kemudian membangunnya diatas jalan sebagaimana Mall Panakkukang, tanda yang lain ketika seorang wanita membantu suaminya untuk berdagang, terjadinya perzinahan dimana – mana dilakukan secara terang – terangan sampai ada yang berzina dipinggir jalan tidak ada yang menegurnya adapun jika ada yang menegurnya minimal dia mengatakan:”Aduhai andaikan ia melakukannya tidak terang – terangan”, hanya itu yang bisa ia katakan.

Oleh karenanya mari kita semua mempersiapkan diri kita masing – masing dan ingat kiamat kita masing –masing adalah kematian kita. Kiamat adalah fase kehidupan dunia ke kehidupan akhirat dan kematian juga adalah fase yang mengantarkan kita dari kehidupan dunia ke kehidupan akhirat.

Persiapkan diri kita karena Allah tidak memberitahukan kepada siapapun kapan terjadinya hari kiamat ini diantara kunci –kunci ghaib hanya Allah yang tahu kapan datangnya hari kiamat, malaikat yang ditugaskan untuk meniup sangkakala kata Nabi sejak dia diperintahkan untuk meniup sangkakala dia sudah siap dan selalu menengok ke atas arsy Allah menunggu perintah dari Allah, kapan Allah perintahkan maka malaikat meniupnya sehingga terjadilah hari kiamat.

Wallahu a’lam Bish Showaab 


Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I Hafidzahullahu Ta’ala (Direktur Markaz Imam Malik)

@Jum’at, 5 Ramadhan 1440 H

Fanspage : Harman Tajang

Kunjungi Media MIM:
Fans page: https://www.facebook.com/markaz.imam.malik.makassar/

Website : http://mim.or.id

Youtube : https://www.youtube.com/c/MimTvMakassar

Telegram : https://telegram.me/infokommim

Instagram : https://www.instagram.com/markaz_imam_malik/

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.